Delapan Pendemo Terlibat Kerusuhan Depan KPU Sulsel Dipulangkan
Kamis, 03 Desember 2020 - 16:25 WIB
loading...
A
A
A
Delapan orang dari demonstran yang tergabung dalam Lembaga Pemantau Pembangunan Sulawesi Selatan (LPSS) dan Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi (Germak), sebelumnya diamankan petugas Jatanras Polrestabes Makassar tidak lama setelah kerusuhan berlangsung.
"Setelah didalami ada beberapa bukti yang masih diperlukan. Makanya dipulangkan dulu tapi tetap dikenai wajib Lapor. Statusnya juga belum, masih didalami lagi apakah tersangka atau saksi," jelas pria yang akrab disapa Haji Edhy ini.
Diketahui ribut-ribut antara polisi dengan demonstran yang menuntut agar KPU Barru dinonaktifkan. Belum lama berorasi hujan deras mengguyur Makassar. Pengunjuk rasa mencoba merengsek masuk ke dalam kantor KPU Sulsel, padaha pihak KPU Sulsel hanya membolehkan lima org perwakilan saja yang masuk.
"Tapi pengunjuk rasa ini maunya semuanya masuk dalam kondisi hujan. Di situlah awal mula gesekan antara anggota yang berjaga dengan masaa yang dipimpin Kama Cappi," kata Supriady ditemui di kantornya.
Massa yang terus merongrong agar bisa masuk ke dalam kantor KPU Sulsel , kata Supriady hingga membuat massa melempar batu ke petugas kepolisian yang berjaga. Alhasil salah satu polisi wanita terkena lemparan batu.
"Setelah didalami ada beberapa bukti yang masih diperlukan. Makanya dipulangkan dulu tapi tetap dikenai wajib Lapor. Statusnya juga belum, masih didalami lagi apakah tersangka atau saksi," jelas pria yang akrab disapa Haji Edhy ini.
Diketahui ribut-ribut antara polisi dengan demonstran yang menuntut agar KPU Barru dinonaktifkan. Belum lama berorasi hujan deras mengguyur Makassar. Pengunjuk rasa mencoba merengsek masuk ke dalam kantor KPU Sulsel, padaha pihak KPU Sulsel hanya membolehkan lima org perwakilan saja yang masuk.
"Tapi pengunjuk rasa ini maunya semuanya masuk dalam kondisi hujan. Di situlah awal mula gesekan antara anggota yang berjaga dengan masaa yang dipimpin Kama Cappi," kata Supriady ditemui di kantornya.
Massa yang terus merongrong agar bisa masuk ke dalam kantor KPU Sulsel , kata Supriady hingga membuat massa melempar batu ke petugas kepolisian yang berjaga. Alhasil salah satu polisi wanita terkena lemparan batu.
Lihat Juga :