Ridwan Kamil Ingatkan Potensi Krisis Pangan 2021, Warga Diminta Waspada

Kamis, 03 Desember 2020 - 16:11 WIB
loading...
Ridwan Kamil Ingatkan...
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Foto: Dok/SINDONews
A A A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengingatkan adanya potensi krisis pangan pada tahun 2021. Masyarakat diminta menggiatkan sumber pangan mandiri, sebagai bentuk antisipasi bila terjadi kelangkaan pangan.

"Ada potensi kritis pangan, itu harus diwaspadai. Semua harus bersiap bikin produksi pangan sendiri. Seperti tanam capai atau komoditas pangan lainnya di desa-desa," kata Ridwan Kamil pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia di Hotel Savoy Homan, Kota Bandung, Kamis (3/12/2020). (Baca Juga: Dikunjungi DPR RI, Karawang Siap Gelar Pilkada Meski Masuk Zona Merah)

Menurut dia, krisis pangan yang berpotensi terjadi adalah krisis karbohidrat seperti beras. Potensi terjadinya krisis pangan lantaran beberapa negara pengekspor beras seperti Vietnam diperkirakan bakal menahan berasnya. Sehingga impor beras diperkirakan bakal tersendat."Kemungkinan pada semester kedua tahun depan. Negara pengekspor beras seperti vietnam mengurung ekspor beras," tegas dia.

Menurut dia, beberapa langkah antisipasi yang akan dilakukan Pemprov Jabar yaitu menyiapkan perusahaan-perusahaan yang bergerak pada bidang pertanian. Nantinya, mereka akan menjadi acuan bila masyarakat dalam menanam komoditas. Sehingga tidak terjadi kebingungan di tengah masyarakat. (Baca Juga: Solo Gempar, Mobil Mewah Milik Bos Perusahaan Tekstil Ditembaki Secara Brutal)

Kepala Kantor Perkirakan Bank Indonesia Jawa Barat Herawanto mengatakan, tekanan inflasi pada tahun 2021 diperkirakan lebih tinggi searah dengan kemajuan pemulihan ekonomi. Ditandai oleh meningkatnya permintaan, kenaikan harga komoditas global dan potensi risiko cuaca La Nina yang dimungkinkan terjadi hingga awal triwulan II 2021.

"Namun demikian, kami memperkirakan inflasi dapat terkendali sesuai sasaran 3+1%. Tentunya keyakinan ini memerlukan dukungan strategi pengendalian inflasi yang semakin inovatif dan antisipatif," kata dia. (Baca Juga: Apresiasi Penanganan COVID-19, MNC Peduli Salurkan Bantuan untuk RSUD Soreang)

Termasuk dalam merespons potensi krisis pangan yang mungkin terjadi. Oleh karennya, kata dia, menjadi semakin penting untuk melihat baik dari sisi kepentingan konsumen maupun dari sisi produsen, agar gejolak harga tidak terjadi sehingga merugikan salah satu pihak.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Sumber Daya Mineral, Pemerintah Didorong Segera Buka Lelang WIUP Muratara
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Kolaborasi Pemprov dan...
Kolaborasi Pemprov dan BI Jakarta Dorong Industri Film sebagai Pertumbuhan Ekonomi Baru
Atasi Ketimpangan, Pengamat...
Atasi Ketimpangan, Pengamat Dorong Enam Agenda Transformasi Ekonomi
Wakil Ketua DPRD Minta...
Wakil Ketua DPRD Minta Pemprov Jabar Antisipasi Kekeringan Ekstrem
Batu Andesit Cirebon...
Batu Andesit Cirebon dan Pentingnya Peran Industri Lokal dalam PSN
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Rekomendasi
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Infografis
Provinsi Waspada Potensi...
Provinsi Waspada Potensi Banjir Dipicu Hujan Lebat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved