7 Tahun Baru Terungkap, Ternyata Ini Pembunuh Wanita di Kebun Salak dan Motifnya
Kamis, 03 Desember 2020 - 15:32 WIB
loading...
Petugas menunjukkan tersangka pembunuh warga Bantul dan barang bukti saat ungkap kasus di Mapolda DIY, Kamis (3/12/2020). Foto: SINDONews/Priyo Setyawan
A
A
A
SLEMAN - Masih ingat mayat perempuan yang ditemukan membusuk di kebun salak? tepatnya di Dusun Kemput, Kalurahan Candi Binangun, Kapenewonan Pakem, Sleman, pada Februari 2013 silam. Polisi akhirnya mengungkap pelaku dan motifnya setelah 7 tahun peristiwa itu.
Adalah lelaki EBP, 39 yang tega membunuh kekasihnya sendiri warga Karangasem, Muntuk, Dlingo, Bantul, Sri Utami, 40, karena cemburu. Kini, pria yang merupakan wargaDawuhan Kidul, Papar, Kediri, Jawa Timur itu pun sekarang mendekam sel tahanan Mapolres Sleman. (Baca Juga: Solo Gempar, Mobil Mewah Milik Bos Perusahaan Tekstil Ditembaki Secara Brutal)
Petugas juga mengamanan satu unit sepeda motor yang digunakan untuk membawa korban ke loksi kejadian, helm yang digunakan untuk memukul korban dan kaca helm yang ditemukan di sekitar kejadian sebagai barang bukti (BB).
“Mengapa kasus ini sampai tujuh tahun. Selain pelaku menghilang, juga tidak ada identitas korban, kondisi sudah rusak dan sidik jari yang menempel tidak ada. Serta baru mengetahui identasnya setelah tersangka tertangkap,”kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda DIY , Kombes Pol Burkan Rudy Satria, saat ungkap kasus di Mapolda DIY, Kamis (3/12/2020).
Dia mengatakan, terungkapnya kasus ini, berawal saat menginventarisir kasus-kasus pembunuhan yang selama ini belum selesai. Satu di antaranya kasus penemuan mayat di kebun salak Dusun Kemput, Candibunangun, Pakem, Sleman, 4 Februari 2013 lalu. “Kami kemudian meminta kasus tersebut diselidiki,”ungkapnya. (Baca Juga: Ini Pengakuan Pembunuh Janda yang Mayatnya Dimasukan Dalam Karung)
Tim peyidik gabungandari Polsek Pakem, Polres Sleman dan Polda DIY selanjutnya melakukan pengembanga penyelidikan dengan melakukan rekonstruksi kasus lagi.Setelah enam bulan, akhirnya menemukan petunjuk dan mengarah kepada pelaku.Di antaranya ada yang menginformasikan ada kendaraan sport bukan buatan Jepang dengan plat nomor AG.
“Petugas langsung melacak ke Kediri dan menemukan rumah pemilik kendaraan tersebut. Namun yang bersangkutan ada di Sidoarjo.Petugas meluncur ke Sidoarjo dan menangkapnya, Rabu (2/12/2020) pagi serta membawanya ke Sleman,”kata mantan Kapolres Sleman itu. (Baca Juga: Pria Ditemukan Tewas Penuh Luka di Pojok Lapangan Kentungan)
Adalah lelaki EBP, 39 yang tega membunuh kekasihnya sendiri warga Karangasem, Muntuk, Dlingo, Bantul, Sri Utami, 40, karena cemburu. Kini, pria yang merupakan wargaDawuhan Kidul, Papar, Kediri, Jawa Timur itu pun sekarang mendekam sel tahanan Mapolres Sleman. (Baca Juga: Solo Gempar, Mobil Mewah Milik Bos Perusahaan Tekstil Ditembaki Secara Brutal)
Petugas juga mengamanan satu unit sepeda motor yang digunakan untuk membawa korban ke loksi kejadian, helm yang digunakan untuk memukul korban dan kaca helm yang ditemukan di sekitar kejadian sebagai barang bukti (BB).
“Mengapa kasus ini sampai tujuh tahun. Selain pelaku menghilang, juga tidak ada identitas korban, kondisi sudah rusak dan sidik jari yang menempel tidak ada. Serta baru mengetahui identasnya setelah tersangka tertangkap,”kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda DIY , Kombes Pol Burkan Rudy Satria, saat ungkap kasus di Mapolda DIY, Kamis (3/12/2020).
Dia mengatakan, terungkapnya kasus ini, berawal saat menginventarisir kasus-kasus pembunuhan yang selama ini belum selesai. Satu di antaranya kasus penemuan mayat di kebun salak Dusun Kemput, Candibunangun, Pakem, Sleman, 4 Februari 2013 lalu. “Kami kemudian meminta kasus tersebut diselidiki,”ungkapnya. (Baca Juga: Ini Pengakuan Pembunuh Janda yang Mayatnya Dimasukan Dalam Karung)
Tim peyidik gabungandari Polsek Pakem, Polres Sleman dan Polda DIY selanjutnya melakukan pengembanga penyelidikan dengan melakukan rekonstruksi kasus lagi.Setelah enam bulan, akhirnya menemukan petunjuk dan mengarah kepada pelaku.Di antaranya ada yang menginformasikan ada kendaraan sport bukan buatan Jepang dengan plat nomor AG.
“Petugas langsung melacak ke Kediri dan menemukan rumah pemilik kendaraan tersebut. Namun yang bersangkutan ada di Sidoarjo.Petugas meluncur ke Sidoarjo dan menangkapnya, Rabu (2/12/2020) pagi serta membawanya ke Sleman,”kata mantan Kapolres Sleman itu. (Baca Juga: Pria Ditemukan Tewas Penuh Luka di Pojok Lapangan Kentungan)
Lihat Juga :