Insiden di Markas TNI Pangkep Berujung Damai, Kapolres: Itu Salah Paham
Selasa, 01 Desember 2020 - 17:50 WIB
loading...
A
A
A
"Intinya begini kita (Kepolisian) sama-sama menjaga sinergi antara stakeholder yang ada baik TNI maupun pemerintah," papar Endon.
Diketahui sebelumnya, dugaan pengeroyokan yang melibatkan anggota TNI dan oknum personel Polres Pangkep terjadi pada, Jumat, (27/11/2020) sekitar pukul 23.05 Wita.
Korban bertugas di Bekangdam XIV Hasanuddin, berpangkat Serka inisial AR. Dua orang terduga pengeroyok masing-masing berinisial Kh dan AM berpangkat Bripka.
Bahkan belum diketahui pasti kronologis dan pangkal persoalan hingga terjadinya dugaan pengeroyokan terhadap Serka AR yang mengalami luka cukup parah dan sempat dirawat di rumah sakit di Pangkep.
Beberapa luka di wajah sudah dijahit, antara lain kelopak mata kiri tujuh jahitan, kelopak mata kanan luar dua jahitan dan bagian dalam tiga jahitan. Serta tiga jahitan karena patah tulang hidung.
Diketahui sebelumnya, dugaan pengeroyokan yang melibatkan anggota TNI dan oknum personel Polres Pangkep terjadi pada, Jumat, (27/11/2020) sekitar pukul 23.05 Wita.
Korban bertugas di Bekangdam XIV Hasanuddin, berpangkat Serka inisial AR. Dua orang terduga pengeroyok masing-masing berinisial Kh dan AM berpangkat Bripka.
Bahkan belum diketahui pasti kronologis dan pangkal persoalan hingga terjadinya dugaan pengeroyokan terhadap Serka AR yang mengalami luka cukup parah dan sempat dirawat di rumah sakit di Pangkep.
Beberapa luka di wajah sudah dijahit, antara lain kelopak mata kiri tujuh jahitan, kelopak mata kanan luar dua jahitan dan bagian dalam tiga jahitan. Serta tiga jahitan karena patah tulang hidung.
Lihat Juga :