Manulife Indonesia Kucurkan Klaim Nasabah COVID-19 Sebesar Rp54,5 Miliar

Selasa, 01 Desember 2020 - 09:04 WIB
loading...
Manulife Indonesia Kucurkan...
Manulife mencairkan pembayaran klaim kepada nasabah Covid-19. Foto/SINDONews/HO/Ali Masduki
A A A
SURABAYA - Manulife Indonesia menunjukkan komitmennya kepada nasabah di Indonesia. Terhitung 9 November 2020, Manulife telah mencairkan pembayaran klaim kepada nasabah COVID-19 sebesar Rp 54,5 miliar.

Presiden Direktur & CEO Manulife Indonesia, Ryan Charland, mengatakan COVID-19 memberikan tantangan tersendiri bagi Manulife Indonesia terutama bagaimana tetap terkoneksi dengan nasabah. Manulife Indonesia semakin menggalakkan digitalisasi dan memastikan para tenaga pemasar untuk tetap memberikan layanan melalui non-Face to Face.

(Baca juga: Khofifah Minta Bupati Walikota Percepat Realisasi Anggaran untuk Pemulihan Ekonomi )

“Untuk kenyamanan pasien Covid, kita telah melakukan pembayaran klaim terkait COVID-19 senilai Rp54,5 miliar. Itu terhitung hingga 9 November 2020,” katanya.

Untuk layanan customer service, lanjut Ryan, pihaknya tetap berupaya melakukan pelayanan kepada nasabah dengan cara yang berbeda bahkan ketika tanpa harus bertatap muka. Kerjasama yang kuat antar tim Manulife Indonesia, baik karyawan maupun tenaga pemasar membuat upaya memenuhi kebutuhan nasabah dan bisnis tetap berjalan dengan baik meskipun dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi.

Sementara survei Manulife Asia Care menunjukkan, sebanyak 300 responden di Indonesia sejak pandemi beralih dari belanja secara offline ke online (65%), menggunakan layanan online seperti pembayaran, belanja dan pengiriman makanan (71%) dan khususnya menggunakan media online untuk mencari berita dan bersosialisasi (keduanya sebesar 69%).

(Baca juga: Khofifah Turut Doakan Ketua PBNU Said Aqil Sembuh dari COVID-19 )

“Ini dipengaruhi COVID-19 yang mempercepat tren digitalisasi dalam gaya hidup,” ujarnya. Untuk itu, insurtech (insurance technology) bisa menjadi salah satu yang dimanfaatkan dalam peningkatkan inklusi dan bisnis asuransi.

Sebagai upaya Manulife Indonesia untuk memberikan layanan yang lebih optimal terutama di era pandemi, perusahaan memaksimalkan langkah-langkah efektif yang sudah ada, seperti memanfaatkan layanan non face to face untuk nasabah, memperluas aplikasi digital untuk nasabah dan memudahkan mereka dalam mengakses layanan, seperti submit klaim, cek polis melalui MiAccount, dan bekerjasama dengan platform untuk memperluas jangkauan nasabah. “Kita juga melakukan kerjasama dengan Halodoc,” papar dia.

Nana salah satu nasabah Manulife Indonesia mengaku, dulu dirinya dan keluarga tidak percaya dengan asuransi. Namun suatu saat, ayahnya meninggal dunia tahun 2019, dirinya bingung kemana harus melakukan klaim asuransi.

“Teman saya ada yang bekerja di manulife. Saya langsung menghubunginya, dan mengajukan klaim dengan dokumen lengkap dana akhirnya bisa cair,” akunya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Pembangunan...
Perkuat Pembangunan Daerah, Askrindo Jalin Sinergi Strategis dengan Kabupaten Soppeng
BRI Insurance Bayarkan...
BRI Insurance Bayarkan Klaim Alat Berat Rp1,4 Miliar di Pinrang
HIPMI Sultra dan SPKS...
HIPMI Sultra dan SPKS Berikan Asuransi Perlindungan Kecelakaan Bagi Petani Sawit
Asuransi Lingkungan...
Asuransi Lingkungan Didorong Jadi Instrumen Strategis untuk Mitigasi Kerusakan Alam
Kerja Sama Asuransi...
Kerja Sama Asuransi Kecelakaan dengan MNC Life, Gigit Dental Studio: Pasien Jadi Aman dan Nyaman
Bank Jatim Sambut Baik...
Bank Jatim Sambut Baik Kerja Sama Program Asuransi Jiwa Kredit dengan MNC Life
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
JRP Insurance Hadir...
JRP Insurance Hadir di Jakarta Fair 2026, Jamin Perlindungan Asuransi bagi Pengunjung
Gandeng Induk Usaha,...
Gandeng Induk Usaha, BRI Life Perluas Aksesibilitas Produk Asuransi Kesehatan yang Inklusif
Rekomendasi
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Menkes Ungkap Bahaya...
Menkes Ungkap Bahaya Tersembunyi Kecap Manis, Kandungan Natriumnya Ternyata Tinggi
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Berita Terkini
Lawan Tawuran dan Bullying,...
Lawan Tawuran dan Bullying, Pemkot Jakpus-MNC Peduli Bina 1.725 Anggota PMR
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
Ketua Posko Wilayah...
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi BPBD dan DLHK Atasi Masalah Sanitasi di Huntara
Legislator PDIP Harap...
Legislator PDIP Harap Dirut Baru Benahi Tata Kelola Bank Sumsel Babel
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved