Muncul Positif Corona Klaster Hajatan, Rekomendasi di Blitar Diperketat

Rabu, 25 November 2020 - 13:39 WIB
loading...
A A A
Misalnya apakah pemilik hajat sudah betul betul menerapkan protokol kesehatan atau tidak. Tamu undangan patuh mengenakan masker atau tidak. Kemudian untuk memecah kerumunan, tamu undangan diatur tidak dalam waktu yang sama. Juga hidangan sebaiknya tidak disajikan secara prasmanan, melainkan diganti berupa kotak nasi atau piring, menjadi bagian yang perlu diawasi.

Sebab di musim hajatan ini, kata Krisna Yekti, dalam sebulan bisa mencapai puluhan warga yang menggelar hajatan di Kabupaten Blitar. "Dan yang lebih tahu persis adalah camat beserta lurah atau kepala desa. Yang harusnya mengontrol. Kalau kita satgas istilahnya terlalu jauh dan kesulitan," kata Krisna Yekti. (Baca juga: Pajero Tiba-Tiba Ludes Terbakar di Tol Madiun-Surabaya )

Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Blitar tidak berharap klaster hajatan meluas. Soal protokol kesehatan, yakni khususnya menyangkut hajatan, Krisna Yekti juga mengatakan, selama ini tidak ada petunjuk tekhnis (juknis). Satgas Penanganan COVID-19 hanya mensosialisasikan protokol kesehatan seperti yang menjadi ketentuan pemerintah.

"Kalau juknisnya tidak ada," pungkas Krisna Yekti. Seperti diketahui, tercatat hingga 24 November, jumlah kasus positif COVID-19 di Kabupaten Blitar mencapai 1.055 kasus. Perinciannya, 911 orang sembuh, 82 meninggal dunia, 24 menjalani perawatan di rumah sakit dan selebihnya diisolasi. Hingga kini status pandemi COVID-19 di Kabupaten Blitar masih berada di zona oranye.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kesandung Hak Angket,...
Kesandung Hak Angket, Bupati Blitar Mak Rini Tiba-tiba Mutasi 31 Pejabat Eselon 2
Makde Rahmat Sebut Bupati...
Makde Rahmat Sebut Bupati Blitar Bohong Soal Kesepakatan Sewa Rumdin, Kok Bisa?
Hadiri IDC, Ridwan Kamil...
Hadiri IDC, Ridwan Kamil Sebut Pandemi Covid-19 Percepat Disrupsi Digital
Jus Pala, Inovasi Bisnis...
Jus Pala, Inovasi Bisnis UMKM saat Pandemi Covid-19 yang Kini Kian Berkembang
Awas! Ada Peningkatan...
Awas! Ada Peningkatan Kasus Aktif Covid-19 di Gunungkidul
Vaksin Covid-19 Penguat...
Vaksin Covid-19 Penguat di Kepri Tinggal Tersisa 10 Ribu Dosis
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi
Rekomendasi
6 Tim Lolos ke Perempat...
6 Tim Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026: Argentina Menyusul atau Tersingkir?
Andalkan Jokowi, PSI...
Andalkan Jokowi, PSI Diprediksi Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
Berita Terkini
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Berhasil Dipadamkan 45 Persen di Hari ke-7 Penanganan
2 Wilayah Dilanda Karhutla,...
2 Wilayah Dilanda Karhutla, BNPB Catat Banjarbaru Terparah dengan 3,7 Hektare Terbakar
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved