Muncul Positif Corona Klaster Hajatan, Rekomendasi di Blitar Diperketat

Rabu, 25 November 2020 - 13:39 WIB
loading...
Muncul Positif Corona...
ilustrasi
A A A
BLITAR - Pemberian rekomendasi untuk urusan hajatan pernikahan di Kabupaten Blitar tidak lagi berada di tangan Satgas Penanganan COVID-19. Rekomendasi terkait boleh tidaknya warga menggelar hajatan, termasuk pengawasan protokol kesehatan saat acara berlangsung, telah dilimpahkan Satgas kepada Kecamatan.

Dengan munculnya klaster hajatan, Satgas meminta untuk lebih diperketat. "Satgas sudah melimpahkan ke camat sebagai penguasa wilayah," ujar Juru Bicara Tim Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti kepada wartawan Rabu (25/11/2020).(Baca juga: 8 Warga Positif COVID-19 Klaster Hajatan, Satgas Blitar: Rasanya Ingin Menangis )

Pelimpahan kewenangan rekomendasi ke Kecamatan terungkap bersama munculnya klaster hajatan di Desa Tuliskriyo, Kecamatan Sanankulon.

Sebanyak delapan orang warga Desa Tuliskriyo, yang usai terlibat di acara hajat pernikahan belum lama ini, terkonfirmasi positif COVID-19. Bahkan satu orang telah meninggal dunia. Dengan adanya klaster hajatan tersebut, kata Krisna Yekti, ke depan pihaknya meminta Camat untuk lebih memperketat. Termasuk mengawasi prosesi hajatan.



Misalnya apakah pemilik hajat sudah betul betul menerapkan protokol kesehatan atau tidak. Tamu undangan patuh mengenakan masker atau tidak. Kemudian untuk memecah kerumunan, tamu undangan diatur tidak dalam waktu yang sama. Juga hidangan sebaiknya tidak disajikan secara prasmanan, melainkan diganti berupa kotak nasi atau piring, menjadi bagian yang perlu diawasi.

Sebab di musim hajatan ini, kata Krisna Yekti, dalam sebulan bisa mencapai puluhan warga yang menggelar hajatan di Kabupaten Blitar. "Dan yang lebih tahu persis adalah camat beserta lurah atau kepala desa. Yang harusnya mengontrol. Kalau kita satgas istilahnya terlalu jauh dan kesulitan," kata Krisna Yekti. (Baca juga: Pajero Tiba-Tiba Ludes Terbakar di Tol Madiun-Surabaya )

Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Blitar tidak berharap klaster hajatan meluas. Soal protokol kesehatan, yakni khususnya menyangkut hajatan, Krisna Yekti juga mengatakan, selama ini tidak ada petunjuk tekhnis (juknis). Satgas Penanganan COVID-19 hanya mensosialisasikan protokol kesehatan seperti yang menjadi ketentuan pemerintah.

"Kalau juknisnya tidak ada," pungkas Krisna Yekti. Seperti diketahui, tercatat hingga 24 November, jumlah kasus positif COVID-19 di Kabupaten Blitar mencapai 1.055 kasus. Perinciannya, 911 orang sembuh, 82 meninggal dunia, 24 menjalani perawatan di rumah sakit dan selebihnya diisolasi. Hingga kini status pandemi COVID-19 di Kabupaten Blitar masih berada di zona oranye.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kesandung Hak Angket,...
Kesandung Hak Angket, Bupati Blitar Mak Rini Tiba-tiba Mutasi 31 Pejabat Eselon 2
Makde Rahmat Sebut Bupati...
Makde Rahmat Sebut Bupati Blitar Bohong Soal Kesepakatan Sewa Rumdin, Kok Bisa?
Hadiri IDC, Ridwan Kamil...
Hadiri IDC, Ridwan Kamil Sebut Pandemi Covid-19 Percepat Disrupsi Digital
Jus Pala, Inovasi Bisnis...
Jus Pala, Inovasi Bisnis UMKM saat Pandemi Covid-19 yang Kini Kian Berkembang
Awas! Ada Peningkatan...
Awas! Ada Peningkatan Kasus Aktif Covid-19 di Gunungkidul
Vaksin Covid-19 Penguat...
Vaksin Covid-19 Penguat di Kepri Tinggal Tersisa 10 Ribu Dosis
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi
Rekomendasi
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: La Roja di Ambang Pesta Gol
Pelacak Bluetooth Android...
Pelacak Bluetooth Android dan iPhone Dijual Murah, Ini Harga dan Fitur Lengkapnya!
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved