Tak Mahir Berenang, Bocah SD di Tapanuli Tengah Tewas Terseret Arus Sungai

loading...
Tak Mahir Berenang, Bocah SD di Tapanuli Tengah Tewas Terseret Arus Sungai
Jenazah Ridho Gultom (10), siswa SD di Tapanuli Tengah dimakamkan usai terseret arus Sungai Sarudik yang meluap, Minggu (22/11/2020). Foto/iNews TV/Raymond Fathoni
TAPANULI TENGAH - Ridho Gultom (10), siswa Sekolah Dasar (SD) di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara tewas terseret arus Sungai Sarudik yang meluap. Bocah yang tinggal di Kampung Jawa, Tapanuli Tengah itu ditemukan tewas tenggelam, Sabtu Petang ( 21/11).

Jasad Ridho Gultom, bocah nahas yang masih duduk di kelas 4 SD itu dikebumikan di pekuburan Muslim Melayu, Sarudik, Minggu (22/11/2020). Nenek korban, Marsinta Boru Sihombing menjelaskan, korban yang merupakan anak sulung dari pasangan Monang Sihombing dan Masriani tersebut sempat berenang bersama 5 orang temannya di aliran Sungai Sarudik. (Baca juga: Banjir Bandang Landa Kendal, 2 Pemotor Hilang Terseret Arus Sungai)

Korban yang kurang mahir berenang akhirnya terseret arus sungai hingga kebagian terdalam dan akhirnya tenggelam terseret arus. "Korban mandi-mandi bersama temannya di aliran sungai pada siang harinya," katanya.
(Baca juga: Mengungsi dari Amukan Merapi, Warga Tlogolele Sebut "Simbah Buyut Mau Punya Gawe")

Marsinta menambahkan, saat tenggelam korban sempat terlihat oleh orang dewasa yang ada di sekitar lokasi. Namun orang dewasa itu mengira korban dan teman-temannya tengah berpura-pura tenggelam.

Mengetahui korban tenggelam, teman-teman korban selanjutnya melaporkan peristiwa ituke pihak keluarga. Selanjutnya dibantu warga dan Tim SAR sekitar, keluarga korban langsung menyisir areal sungai. Setelah dilakukan penyisiran oleh Tim SAR dan dibantu warga, akhirnya jasad korban ditemukan sejauh 20 meter dari lokasi kejadian.

(shf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top