Antisipasi Lonjakan Pasien COVID-19, Ini Strategi RSHS Bandung
Jum'at, 20 November 2020 - 11:55 WIB
loading...
Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
BANDUNG - Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung menyiapkan sejumlah skenario, mengantisipasi lonjakan pasien COVID-19. Saat ini, tingkat keterisian ruang isolasi RSHS telah mencapai 90%.
Direktur Perencanaan, Organisasi dan Umum RSHS Muhammad Kamaruzzaman mengatakan, penanganan pasien COVID-19 berbeda dengan penyakit infeksi lain.
Penangan COVID-19 memerlukan sumber daya yang memadai, manusia, nakes perawat yang menangani dan sarana prasarananya.
"Kita membutuhkan ruangan isolasi, sekat, dan alat alat yang dibutuhkan. Mesti ada hepafilter, ruangan yang terisolasi, kemudian butuh ventilator kalau berindikasi. Juga alat ecmo, bukan alat mengganti pernafasan tapi mengganti fungsi paru, sehingga ini lebih tinggi dari ventilator," jelas Kamaruzzaman.
Menurut dia, pihaknya telah menyiapkan beberapa strategi mengantisipasi terjadinya lonjakan pasien. Pertama, akan melakukan modifikasi di ruang kemuning.
Direktur Perencanaan, Organisasi dan Umum RSHS Muhammad Kamaruzzaman mengatakan, penanganan pasien COVID-19 berbeda dengan penyakit infeksi lain.
Penangan COVID-19 memerlukan sumber daya yang memadai, manusia, nakes perawat yang menangani dan sarana prasarananya.
"Kita membutuhkan ruangan isolasi, sekat, dan alat alat yang dibutuhkan. Mesti ada hepafilter, ruangan yang terisolasi, kemudian butuh ventilator kalau berindikasi. Juga alat ecmo, bukan alat mengganti pernafasan tapi mengganti fungsi paru, sehingga ini lebih tinggi dari ventilator," jelas Kamaruzzaman.
Menurut dia, pihaknya telah menyiapkan beberapa strategi mengantisipasi terjadinya lonjakan pasien. Pertama, akan melakukan modifikasi di ruang kemuning.
Lihat Juga :