ICCTF-Bappenas Identifikasi Sulut Jadi Lokasi Blue Carbon
Jum'at, 20 November 2020 - 07:36 WIB
loading...
Salah satu kawasan mangrove di Sulawesi Utara. Foto/Ist
A
A
A
MANADO - Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF) dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional ( Bappenas ) melakukan identifikasi pada Provinsi Sulawesi Utara ( Sulut ) untuk menentukan lokasi pilot project blue carbon.
Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) hingga 29% pada tahun 2030 atau menjadi 41% dengan dukungan kerja sama serta bantuan internasional berdasarkan konferensi perubahan iklim. ICCTF merupakan satuan kerja di bawah Bappenas. (Baca juga: Arie Lasut Diabadikan Jadi Nama Lembaga Rehabilitasi BNNP Sulut )
“Bappenas mendorong upaya identifikasi terhadap lokasi yang menjadi pilot project blue carbon di Indonesia,” kata Sekretaris Utama Bappenas Himawan Hariyoga dalam keterangan tertulisnya di Manado, Sulawesi Utara, Kamis (19/11/2020). (Baca juga: Kepala Bappenas Pede 2021 Ekonomi Tumbuh 5%, Ini Alasannya )
Dia mengatakan, identifikasi lokasi pilot project penting dilakukan guna mewujudkan target pemerintah menekan emisi gas rumah kaca. Khususnya pada daerah yang memiliki potensi pengembangan pengelolaan ekosistem blue carbon berkelanjutan.
“Intinya, Bappenas akan terus berkoordinasi dan mencari daerah-daerah yang memiliki potensi besar dalam upaya menekan emisi gas rumah kaca, sesuai target,” kata Himawan.
Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) hingga 29% pada tahun 2030 atau menjadi 41% dengan dukungan kerja sama serta bantuan internasional berdasarkan konferensi perubahan iklim. ICCTF merupakan satuan kerja di bawah Bappenas. (Baca juga: Arie Lasut Diabadikan Jadi Nama Lembaga Rehabilitasi BNNP Sulut )
“Bappenas mendorong upaya identifikasi terhadap lokasi yang menjadi pilot project blue carbon di Indonesia,” kata Sekretaris Utama Bappenas Himawan Hariyoga dalam keterangan tertulisnya di Manado, Sulawesi Utara, Kamis (19/11/2020). (Baca juga: Kepala Bappenas Pede 2021 Ekonomi Tumbuh 5%, Ini Alasannya )
Dia mengatakan, identifikasi lokasi pilot project penting dilakukan guna mewujudkan target pemerintah menekan emisi gas rumah kaca. Khususnya pada daerah yang memiliki potensi pengembangan pengelolaan ekosistem blue carbon berkelanjutan.
“Intinya, Bappenas akan terus berkoordinasi dan mencari daerah-daerah yang memiliki potensi besar dalam upaya menekan emisi gas rumah kaca, sesuai target,” kata Himawan.
Lihat Juga :