Empat Siswa Kelas VIII SMP Islam Pelaku Bullying Dipecat
Selasa, 17 November 2020 - 21:03 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan pengakuan salah satu siswa berinisial A (13), mengungkapkan dia bersama beberapa rekan sekelasnya menerima bullying dari kakak kelasnya hingga menyentuh kepada penganiayaan fisik. (Baca juga: Jerat Beraliran Listrik untuk Babi Hutan, Makan Korban Manusia )
Bukan hanya lisan, sehingga mengurangi kenyamanan dalam menimba ilmu. Seharusnya yang senior dapat menjadi contoh atau memberi pelajaran baik kepada adik-adiknya, namun disana kebalikan yang terjadi.
"Kami tidak berani bicara karena takut dipukuli dan diancam, jadi kami memilih diam. Kalau ada makanan harus diberikan kepada mereka, ada duit diminta juga. Dan suatu waktu kami pernah juga diskap dalam kamar mandi dan dipukuli karena melakukan perlawanan," tambahnya.
Senada diungkapkan AG. Menurutnya, kejadian tersebut sudah cukup lama dialami, hampir setiap hari mereka dimintai kakak kelas uang. Ingin mengadu ke guru atau kepala sekolah mereka mendapatkan ancaman dari kakak kelas.
"Kami sering dimintai uang sama kakak kelas, mulai dari Rp1.000-5.000/hari. Apabila kami tidak memberikan uang kami disekap didalam kamar mandi dan di pukul," kata AG. (Baca juga: Selasa Pagi Ada Guguran dari Puncak Merapi, Suaranya Bergemuruh )
Bukan hanya lisan, sehingga mengurangi kenyamanan dalam menimba ilmu. Seharusnya yang senior dapat menjadi contoh atau memberi pelajaran baik kepada adik-adiknya, namun disana kebalikan yang terjadi.
"Kami tidak berani bicara karena takut dipukuli dan diancam, jadi kami memilih diam. Kalau ada makanan harus diberikan kepada mereka, ada duit diminta juga. Dan suatu waktu kami pernah juga diskap dalam kamar mandi dan dipukuli karena melakukan perlawanan," tambahnya.
Senada diungkapkan AG. Menurutnya, kejadian tersebut sudah cukup lama dialami, hampir setiap hari mereka dimintai kakak kelas uang. Ingin mengadu ke guru atau kepala sekolah mereka mendapatkan ancaman dari kakak kelas.
"Kami sering dimintai uang sama kakak kelas, mulai dari Rp1.000-5.000/hari. Apabila kami tidak memberikan uang kami disekap didalam kamar mandi dan di pukul," kata AG. (Baca juga: Selasa Pagi Ada Guguran dari Puncak Merapi, Suaranya Bergemuruh )
(eyt)
Lihat Juga :