Jerat Beraliran Listrik untuk Babi Hutan, Makan Korban Manusia

Selasa, 17 November 2020 - 16:21 WIB
loading...
Jerat Beraliran Listrik...
Jerat untuk babi hutan beraliran listrik di Musi Banyuasin, menelan korban jiwa. Satu warga tewas setelah terjerat dalam perangkap tersebut. Foto/iNews TV/Edi Lestari
A A A
MUSI BANYUASIN - Seorang warga di Musi Banyuasin , Sumatera Selatan, tewas mengenaskan akibat terjerat kabel beraliran listrik yang digunakan perangkap babi hutan . Dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi menyita gulung kabel panjang dan mesin genset. (Baca juga: Miris, Dihantam Pandemi COVID-19 Guru Honorer Harus Bertahan Hidup dengan Gaji Rp1 Juta )

Korban tewas diketahui bernama Karwan (39) merupakan warga Desa Mangsang, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin , Sumatera Selatan. Saat ditemukan, kondisi tubuhnya melepuh akibat tersengat listrik yang ada di jerat babi hutan. Korban juga mengalami luka robek pada pergelangan kaki.



Warga yang dibuat kaget saat menemukan jenazah korban, langsung melaporkan kejadian tersebut ke jajaran Polsek Bayung Lencir. Polisi lansung melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban dibantu warga setempat.

"Setelah memeriksa sejumlah saksi yang melihat saat pelaku memasang jerat babi beraliran listrik , kami langsung menangkap satu dari dua pelaku pemasang jerat tersebut," tegas Kapolsek Bayung Lencir, Iptu A. Firman. (Baca juga: Selasa Pagi Ada Guguran dari Puncak Merapi, Suaranya Bergemuruh )

Penangkapan terhadap pelaku, yang diketahui bernama Sinehe, dipimpin Kanitreskrim Polsek Bayung Lencir, Ipda Dedi Kurniawan. Pelaku langsung digelandang ke Polsek Bayung Lencir untuk dimintai keterangan. Tersangka dijerat pasal 359 KUHP dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Orang Tewas Kesetrum...
3 Orang Tewas Kesetrum Listrik Akibat Banjir Jakarta
Ratusan Petani Sawit...
Ratusan Petani Sawit Musi Banyuasin Praktik Pembuatan Biochar
Dampingi Transmigran...
Dampingi Transmigran Korban Konflik Agraria, LBH Ansor Endus Ada Mafia Tanah
Miris, Harimau Sumatera...
Miris, Harimau Sumatera Terjerat Jebakan Babi di Hutan Taman Rakyat Bungo Pandan
Profil Haji Alim, Crazy...
Profil Haji Alim, Crazy Rich Sumsel yang Jadi Tersangka Pengadaan Tanah Jalan Tol
2 Warga Bekasi Tewas...
2 Warga Bekasi Tewas Kesetrum saat Banjir
FMAK Minta KPK Kawal...
FMAK Minta KPK Kawal Calon Kepala Daerah Berintegritas di Musi Banyuasin
Pelajar SMK Tewas saat...
Pelajar SMK Tewas saat Main Bola di Cakung, Polisi Ungkap Akibat Tersengat Listrik Tiang Lampu
Uang Rp59,2 Miliar Kasus...
Uang Rp59,2 Miliar Kasus Korupsi Dodi Reza Alex Noerdin Cs Diserahkan ke Kas Negara
Rekomendasi
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Data Jagokan Meksiko...
Data Jagokan Meksiko Menang Atas Afsel dengan 66,3 Persen
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Berita Terkini
Bogor Kian Gemilang!...
Bogor Kian Gemilang! Pemkab Bogor Sukses Pertahankan Opini WTP dari BPK RI
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved