Tarik Wisatawan, Disbudpar Jatim Gelar Fam Trip ke Banyuwangi
Minggu, 15 November 2020 - 03:42 WIB
loading...
Sejumlah wisatawan menikmati sunset di Pantai Pulau Merah Banyuwangi. Foto SINDOnews
A
A
A
SURABAYA - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Timur (Jatim) menggelar Familiarization Trip (Fam Trip) dengan menerapkan protokol COVID-19. Protokol tersebut ditetapkan dalam panduan yang meliputi panduan kebersihan, keamanan, kesehatan, dan kelestarian lingkungan (cleanless, health, safety and environmental sustainability/CHSE).
Program ini bertujuan untuk mengenalkan tempat wisata sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan ditengah pandemi COVID-19. Sekedar diketahui, pariwisata merupakan salah satu sektor yang paling terdampak atas pandemi virus asal Wuhan, China tersebut. Kegiatan Fam Trip ini diikuti oleh belasan perwakilan media massa dan influencer di Jatim, Jumat (13/11/2020).
Kepala Disbudpar Jatim Sinarto mengatakan, sebagian besar destinasi wisata yang sudah beroperasi adalah wisata alam. Sementara wisata buatan, masih sedikit yang buka. Kalaupun beroperasi akan menyesuaikan dengan kebijakan satuan tugas penanganan COVID-19. "Kami terus melakukan evaluasi dan pengawasan. Jika ada wisata yang tidak menerapkan protokol, kami tak segan untuk menutup dan memberikan arahan," katanya. (Baca juga: Pulihkan Ekonomi, Pemprov Jawa Timur Pacu Sektor Pariwisata dan UMKM )
Diawali di kantor Disbudpar Jatim di Jalan Wisata Menanggal Surabaya sebagai titik awal pemberangkatan. Rombongan lantas melakukan perjalanan ke destinasi wisata pertama. Yakni Pulau Merah Banyuwangi. Destinasi wisata pantai ini terletak di Desa Sumber Agung, Kecamatan Pesanggaran Untuk menuju pantai Banyuwangi ini wisatawan bisa berkendara selama tiga jam lamanya dari pusat kota Banyuwangi.
Jika dari Surabaya membutuhkan waktu sembilan jam jalur darat lewat Kabupaten Jember. Pulau Merah Banyuwangi sebelumnya dikenal sebagai pantai Ringin Pintu. Setelah itu dikenal sebagai Pulau Merah karena tanah pada bukit di bibir pantai yang berwarna kemerahan. Pulau ini identik dengan bukit kecil yang berada di dekat bibir pantai.
Program ini bertujuan untuk mengenalkan tempat wisata sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan ditengah pandemi COVID-19. Sekedar diketahui, pariwisata merupakan salah satu sektor yang paling terdampak atas pandemi virus asal Wuhan, China tersebut. Kegiatan Fam Trip ini diikuti oleh belasan perwakilan media massa dan influencer di Jatim, Jumat (13/11/2020).
Kepala Disbudpar Jatim Sinarto mengatakan, sebagian besar destinasi wisata yang sudah beroperasi adalah wisata alam. Sementara wisata buatan, masih sedikit yang buka. Kalaupun beroperasi akan menyesuaikan dengan kebijakan satuan tugas penanganan COVID-19. "Kami terus melakukan evaluasi dan pengawasan. Jika ada wisata yang tidak menerapkan protokol, kami tak segan untuk menutup dan memberikan arahan," katanya. (Baca juga: Pulihkan Ekonomi, Pemprov Jawa Timur Pacu Sektor Pariwisata dan UMKM )
Diawali di kantor Disbudpar Jatim di Jalan Wisata Menanggal Surabaya sebagai titik awal pemberangkatan. Rombongan lantas melakukan perjalanan ke destinasi wisata pertama. Yakni Pulau Merah Banyuwangi. Destinasi wisata pantai ini terletak di Desa Sumber Agung, Kecamatan Pesanggaran Untuk menuju pantai Banyuwangi ini wisatawan bisa berkendara selama tiga jam lamanya dari pusat kota Banyuwangi.
Jika dari Surabaya membutuhkan waktu sembilan jam jalur darat lewat Kabupaten Jember. Pulau Merah Banyuwangi sebelumnya dikenal sebagai pantai Ringin Pintu. Setelah itu dikenal sebagai Pulau Merah karena tanah pada bukit di bibir pantai yang berwarna kemerahan. Pulau ini identik dengan bukit kecil yang berada di dekat bibir pantai.
Lihat Juga :