Satu Keluarga di Sragen Meninggal COVID-19, Disebut Klaster Hajatan

Sabtu, 14 November 2020 - 05:12 WIB
loading...
Satu Keluarga di Sragen...
Tim medis saat mendatangi keluarga yang meninggal COVID-19 untuk melakukan pemeriksaan.
A A A
SRAGEN - Satu keluarga di Kaljambe, Sragen, Jawa Tengah meninggal setelah positif COVID-19 . Pemerintah daerah setemmpat menyebut, acara hajatan menjadi klaster baru COVID-19 di Sragen.

Satu keluarga itu di antaranya pengantin baru L (28) dan kedua orang tuanya S (57) dan SD (60), meninggal bergantian terpapar COVID-19 pada Kamis (5/11/2020). Selanjutnya pada Jumat (6/11/2020) pemerintah setemmpat menyebut sebagai klaster hajatan.

MenurutKepala Desa Wonorejo, Edi Subagyo, hajatan tersebut disgear Sabtu (24/10/2020) lalu secara sederhana. Dua hari sebelum pesta itu, LD baru pulang dari Jakarta. Karena ada keluhan sakit, LD sempat emeriksakan diri ke dokter. Dari hasil pemeriksaan, dokter menyarankan agar rawat inap, namun tidak dilakukan karena akan menikah. (baca juga: Suara Guguran Merapi Sering Terdengar, BPPTKG: Ada Pergerakan Magma ke Puncak )

Setelah pernikahan selesai, lanjut Edi, LD ikuti proses ngunduh mantu di Kota Wonogiri pada Senin (26/10/2020). Dan di perjalanan, LD mengeluh sakit dan dibawa ke RSUD Dr Moewardi Solo. Lalu disarankan untuk isolasi karena terkait Covid-19. "Selama 11 hari LD dirawat akhirnya meninggal dunia pada Kamis, 5 November 2020. Sehari setelah LD meninggal, ibunya S yang juga dirawat di rumah sakit ikut meninggal karena terpapar Corona," ujar Edi.

Pada Jumat (6/11/2020), setelah S dan LD meninggal, SD dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan karena masuk tracing kontak pasien Covid-19. Karena kondisi kesehatan yang tidak stabil, kata Edi, SD pun dirawat di RSUD Dr Soeratno Gemolong dan akhirnya meninggal pada Senin (9/11/2020). (Baca juga: Antisipasi Letusan Merapi, Kelompok Rentan Kembali Dievakuasi )

Setelah kejadian itu, Edi mengatakan berkoordinasi dengan seluruh perangkat RT untuk membagikan masker dari desa. "Kita langsung bergerak cepat," tukasnya.

Sementara itu, Kapolsek Kalijambe, IPTU Aji Wiyono menjelaskan, kejadian tersebut bukan hajatan melainkan ijab qobul yang dihadiri keluarga saja. Karena sejak pandemi, kepolisian melarang adanya keramaian. "Kedua pengantin memang bekerja di Jakarta. Mereka pulang kampung karena maua menikah,: tandasnya.

Setelah adanya kejadian itu, Dinas Kesehatan kabupaten Sragan melakukan tracing. Dan sudah ada 113 warga yang menjalani swab karena melakukan kontak erat dengan kedua mempelai dan kedua orang tuanya. "Kita laarang keras adanya keramaian," imbuhnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Korupsi APD Covid-19,...
Korupsi APD Covid-19, Kejaksaan Tahan Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut
Bupati Manggarai Pecat...
Bupati Manggarai Pecat 249 Tenaga Kesehatan Non-ASN, Ada Apa?
Tersangka Korupsi APD...
Tersangka Korupsi APD Covid-19, Kadinkes Sumut Ditangkap Kejaksaan
Sandiaga Uno Minta Warga...
Sandiaga Uno Minta Warga Cianjur Jaga Prokes usai Kasus Covid-19 Meningkat
Perubahan Iklim Disebut...
Perubahan Iklim Disebut Komnas HAM Jadi Krisis Terberat usai Covid-19
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Megawati Gelar Silaturahmi...
Megawati Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Gerakan Nurani Bangsa, Ada Istri Gus Dur hingga Romo Magnis
Argentina vs Austria:...
Argentina vs Austria: Misi Messi Dekati Rekor
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Berita Terkini
Diresmikan Pramono dan...
Diresmikan Pramono dan Dudy, Stasiun JIS Resmi Beroperasi
Sahroni Desak Polisi...
Sahroni Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Wanita di Bandung: Hukum Berat!
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
BTS Pilih Konser di...
BTS Pilih Konser di GBK Ketimbang JIS, Pramono: Yang Penting Pajaknya Masuk Jakarta
Dari Barak Militer ke...
Dari Barak Militer ke Panggung Politik, Perjalanan Ferry Irawan Panglima Baru Perindo Sultra
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo Setinggi 1 Meter, Kuasa Hukum: Ijazah Jokowi Kembali Menelan Korban
Infografis
Cilia Flores, Istri...
Cilia Flores, Istri Maduro yang Disebut Otak di Balik Kebijakan Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved