Gas Elpiji 3 Kg di OKU Sudah Mahal, Langka Pula!
Rabu, 04 November 2020 - 14:50 WIB
loading...
A
A
A
"Saya contohkan di Perumahan RS Sriwijaya disana masih dua puluh ribu kalau dipasar beda lagi harganya dua puluh satu ribu," ujar Desi.
Hal senada diucapkan warga Kecamatan Ulu Ogan, warga disana mengaku untuk harga jauh lebih mahal mencapai Rp30 ribu per tabungnya. Kejadian ini susah berlangsung lama biasanya harga disana normal masih tinggi Rp23 ribu untuk satu tabungnya.
"Kalau dikami mahalanya memang sudah lama, nah akhir-akhir ini tambah mahal sudah tiga puluh ribu itupun susah kami dapatkan," keluh Pranika. (BACA JUGA: Pemerintah Pastikan Tidak Mencabut Subsidi Gas Elpiji 3 Kg)
Sementara itu ketua Ketua DPC Hiswana Migas OKU Raya Feri Sirajudin saat dihubungi wartawan membantah ada kelangkaan dan menjamin ketersediaan gas elpiji melon.
"Insya Allah gas elpiji tersedia, karena kami jamin pangkalan akan ada stock sampai pengiriman berikutnya. Tolong doa terus dilancarkan," katanya.
Hal senada diucapkan warga Kecamatan Ulu Ogan, warga disana mengaku untuk harga jauh lebih mahal mencapai Rp30 ribu per tabungnya. Kejadian ini susah berlangsung lama biasanya harga disana normal masih tinggi Rp23 ribu untuk satu tabungnya.
"Kalau dikami mahalanya memang sudah lama, nah akhir-akhir ini tambah mahal sudah tiga puluh ribu itupun susah kami dapatkan," keluh Pranika. (BACA JUGA: Pemerintah Pastikan Tidak Mencabut Subsidi Gas Elpiji 3 Kg)
Sementara itu ketua Ketua DPC Hiswana Migas OKU Raya Feri Sirajudin saat dihubungi wartawan membantah ada kelangkaan dan menjamin ketersediaan gas elpiji melon.
"Insya Allah gas elpiji tersedia, karena kami jamin pangkalan akan ada stock sampai pengiriman berikutnya. Tolong doa terus dilancarkan," katanya.
(vit)
Lihat Juga :