Bupati Aceh Utara Ungkap Elpiji 3 Kg Masih Langka Pascabencana
Rabu, 24 Desember 2025 - 09:19 WIB
loading...
Pasokan gas elpiji 3 Kg di Kabupaten Aceh Utara masih langka pascabencana banjir. Foto/SindoNews
A
A
A
ACEH - Hampir sebulan pascabencana banjir dan longsor, distribusi gas elpiji 3 kilogram di Kabupaten Aceh Utara masih langka. Kondisi ini membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan di tengah proses pemulihan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil dalam rapat evaluasi di Aceh Utara pada Senin, 22 Desember 2025. Dalam rapat tersebut, Ismail mengungkapkan sudah hampir satu bulan setelah bencana distribusi elpiji belum pulih secara menyeluruh.
“Hingga memasuki hari ke-26 setelah banjir, masih banyak wilayah yang belum menerima distribusi gas elpiji,” ujarnya, Rabu (24/12/2025).
Baca juga: Pertamina Patra Niaga Tambah 6 Mobil Tangki LPG ke Wilayah Bencana Aceh
Ismail menilai kelangkaan pasokan elpiji berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Ismail menyebut dari pantauan ke lapangan, masih ditemukan desa-desa yang belum menerima pasokan elpiji. Seperti di Matang Jeulikat, Kecamatan Seunuddon. “ Desa-desa itu sudah lama tidak ada tabung gas," bebernya.
Hal tersebut disampaikan Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil dalam rapat evaluasi di Aceh Utara pada Senin, 22 Desember 2025. Dalam rapat tersebut, Ismail mengungkapkan sudah hampir satu bulan setelah bencana distribusi elpiji belum pulih secara menyeluruh.
“Hingga memasuki hari ke-26 setelah banjir, masih banyak wilayah yang belum menerima distribusi gas elpiji,” ujarnya, Rabu (24/12/2025).
Baca juga: Pertamina Patra Niaga Tambah 6 Mobil Tangki LPG ke Wilayah Bencana Aceh
Ismail menilai kelangkaan pasokan elpiji berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Ismail menyebut dari pantauan ke lapangan, masih ditemukan desa-desa yang belum menerima pasokan elpiji. Seperti di Matang Jeulikat, Kecamatan Seunuddon. “ Desa-desa itu sudah lama tidak ada tabung gas," bebernya.
Lihat Juga :