Khofifah Tegaskan Netral di Pilkada Serentak 2020
Senin, 02 November 2020 - 12:03 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai gubernur, dikatakan Trisnadi, Khofifah ingin menjaga kesamaan jarak dengan seluruh pihak. Salah satunya dengan tidak memihak pada siapapun pasangan calon kepala daerah di pelaksanaan pilkada serentak.
Hal tersebut merupakan sikap adil sebagai gubernur yang merupakan milik seluruh warga Jawa Timur. “Dan Ibu Khofifah selalu berpesan agar semua pihak menjaga suasana proses demokrasi yang kondusif, menjaga nilai-nilai demokrasi yang arif,” tambah pria yang akrab disapa Tris. (Baca juga: Debat Pertama Pilwali Dinilai Mampu Tingkatkan Elektabilitas 6%)
Sebagaimana diketahui di Jawa Timur sebanyak 19 daerah kabupaten dan kota menggelar pilkada. Saat ini proses kampanye di 19 kabupaten kota tersebut sudah berjalan. Yaitu di Kabupaten Sumenep, Kabupaten Trenggalek, Kota Surabaya, Kabupaten Banyuwangi, dan Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Kabupaten Malang, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Mojokerto.
Selanjutnya Kota Pasuruan, Kabupaten Tuban, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Jember, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Kediri. (Baca juga: Bawa UMKM Surabaya Naik Tingkat, Machfud Arifin Beri Bantuan Modal hingga Pemasaran)
“Kembali saya menegaskan bahwa siapapun yang mencatut klaim dukungan dengan nama Ibu Khofifah dalam pilkada ini, bukan representasi dari diri beliau,” pungkas Trisnadi.
Hal tersebut merupakan sikap adil sebagai gubernur yang merupakan milik seluruh warga Jawa Timur. “Dan Ibu Khofifah selalu berpesan agar semua pihak menjaga suasana proses demokrasi yang kondusif, menjaga nilai-nilai demokrasi yang arif,” tambah pria yang akrab disapa Tris. (Baca juga: Debat Pertama Pilwali Dinilai Mampu Tingkatkan Elektabilitas 6%)
Sebagaimana diketahui di Jawa Timur sebanyak 19 daerah kabupaten dan kota menggelar pilkada. Saat ini proses kampanye di 19 kabupaten kota tersebut sudah berjalan. Yaitu di Kabupaten Sumenep, Kabupaten Trenggalek, Kota Surabaya, Kabupaten Banyuwangi, dan Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Kabupaten Malang, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Mojokerto.
Selanjutnya Kota Pasuruan, Kabupaten Tuban, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Jember, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Kediri. (Baca juga: Bawa UMKM Surabaya Naik Tingkat, Machfud Arifin Beri Bantuan Modal hingga Pemasaran)
“Kembali saya menegaskan bahwa siapapun yang mencatut klaim dukungan dengan nama Ibu Khofifah dalam pilkada ini, bukan representasi dari diri beliau,” pungkas Trisnadi.
(boy)
Lihat Juga :