Sehari Muncul 7 Klaster Baru, Positif COVID-19 di Blitar Tembus 789 Kasus
Jum'at, 30 Oktober 2020 - 11:29 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews/dok
A
A
A
BLITAR - Hanya dalam sehari, tujuh klaster baru kasus positif COVID-19 muncul di Kabupaten Blitar.
Hingga saat ini Satgas Penanganan COVID-19 masih melakukan pelacakan, dari mana tujuh orang tersebut bisa terpapar COVID-19.
"Klasternya masuk kelompok klaster tidak diketahui," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti dalam keterangan rilisnya.
Salah satu termasuk klaster belum diketahui tersebut adalah warga Desa Papungan, Kecamatan Kanigoro. Yang bersangkutan bekerja sebagai satpam di sebuah perusahaan kontraktor di Blitar.
Saat perusahaan melakukan swab test kepada seluruh karyawan Kamis (28/10), yang bersangkutan dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19. Nasib serupa dialami warga Desa Tembalang, Kecamatan Wlingi.
Awalnya mengeluh batuk, mual dan muntah. Saat di swab hasilnya terkonfirmasi positif COVID-19. "Yang bersangkutan pelaku perjalanan Wlingi-Malang dengan berkendaraan motor," kata Krisna Yekti.
Seorang warga Desa Ngrendeng, Kecamatan Selorejo hanya merasakan nyeri dada disertai batuk dan sesak. Saat menjalani swab test hasilnya positif COVID-19.
Hingga saat ini Satgas Penanganan COVID-19 masih melakukan pelacakan, dari mana tujuh orang tersebut bisa terpapar COVID-19.
"Klasternya masuk kelompok klaster tidak diketahui," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti dalam keterangan rilisnya.
Salah satu termasuk klaster belum diketahui tersebut adalah warga Desa Papungan, Kecamatan Kanigoro. Yang bersangkutan bekerja sebagai satpam di sebuah perusahaan kontraktor di Blitar.
Saat perusahaan melakukan swab test kepada seluruh karyawan Kamis (28/10), yang bersangkutan dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19. Nasib serupa dialami warga Desa Tembalang, Kecamatan Wlingi.
Awalnya mengeluh batuk, mual dan muntah. Saat di swab hasilnya terkonfirmasi positif COVID-19. "Yang bersangkutan pelaku perjalanan Wlingi-Malang dengan berkendaraan motor," kata Krisna Yekti.
Seorang warga Desa Ngrendeng, Kecamatan Selorejo hanya merasakan nyeri dada disertai batuk dan sesak. Saat menjalani swab test hasilnya positif COVID-19.
Lihat Juga :