Kawasan Wisata di Kota Makassar Bakal Diawasi Ketat

loading...
Kawasan Wisata di Kota Makassar Bakal Diawasi Ketat
Pengunjung memadati Anjungan Pantai Losari Makassar, Januari 2020 lalu. Pemandangan seperti ini pun tidak ditemukan menyusul pandemi Covid-19. Foto: SINDONews/Anicolha
MAKASSAR - Pengunjung di sejumlah kawasan wisata di Kota Makassar diprediksi bakal melonjak saat libur panjang pada 29 Oktober hingga 1 November 2020. Karena itu, pemerintah setempat akan melakukan pengawasan ketat di sejumlah objek wisata, terutama penerapan protokol kesehatan.

Kasatpol PP Kota Makassar, Iman Hud mengatakan, hampir semua objek wisata dalam pengawasan Satgas Covid-19 Kota Makassar. Apalagi saat libur panjang, Tim Satpol PP di semua kecamatan akan dilibatkan untuk mengawasi objek wisata khususnya kawasan Tanjung Bunga.

Tanjung Bayam itu kan ada pengelolanya, tapi di dalam nanti kita akan libatkan Satpol PP kecamatan untuk mengawasi di pintu-pintu masuk,” tegas Iman Hud, Selasa (27/10). (Baca Juga: Labirin Stone, Sisi Lain Kawasan Karst Rammang-rammang yang Belum Dikenal)

Menurut dia, saat libur panjang masyarakat tidak hanya berkunjung ke objek wisata seperti pantai atau waterboom. Pusat perbelanjaan seperti mall pun ramai dikunjungi saat liburan. Hanya saja, pengelolaan di pusat perbelanjaan menurutnya sudah cukup bagus. Pengelola hanya tinggal memperketat pengawasan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan pengunjung. Begitu pula di kawasan Anjungan Pantai Losari.



“Jadi kita tetap turun melakukan pengawasan, apalagi sekarang statusnya masih pandemi, cuma kan libur panjang, jadi kita fokus di tempat wisata. Tapi operasi rutin tetap kita lakukan tiap hari," ujarnya. (Baca Juga: Revitalisasi Anjungan Pantai Losari Tunggu Persetujuan Kemendagri)

Dia pun mewanti-wanti pengelola tempat wisata agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Jangan sampai terjadi lonjakan kasus akibat mengabaikan protokol kesehatan saat liburan. Apalagi, status pandemi Kota Makassar sudah keluar dari zona merah. “Kalau ada yang melanggar kita panggil. Kita juga intens sosialisasi ke mereka melalui camat dan lurah yang punya wilayah," paparnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Rusmayani Majid pun mengingatkan kepada pengelol tempat wisata untuk tetap membatasi jumlah pengunjung mengingat lonjakan diprediksi akan terjadi saat libur panjang. (Baca Juga: Ribuan Pengunjung Padati Wisata Air Terjun Bantimurung)



“Kita cuma minta jumlah pengunjung tetap dibatasi. Jangan sampai karena libur panjang lantas objek-objek wisata ini justru padat,” imbaunya. Dia juga meminta agar penerapam 3M yakni menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak saat liburan tetap diperhatikan.

“Jadi protokol kesehatan itu harus tetap diperhatikan saat berada di tempat wisata. Pengelola juga harus menyiapkan alat cuci tangan dan tetap melakukan pengukuran suhu tubuh,” tandasnya.
(nic)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top