Infrastuktur Jalan ke Areal Tambak di Kuala Pembuang Rusak Parah

Selasa, 27 Oktober 2020 - 18:30 WIB
loading...
Infrastuktur Jalan ke...
Petani tambak di kawasan Kuala Pembuang, Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng) mengeluhkan infrastruktur jalan yang rusak parah menuju areal tambak. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A A A
KUALA PEMBUANG - Petani tambak di kawasan Kuala Pembuang, Seruyan, Kalimantan Tengah mengeluhkan infrastruktur jalan yang rusak menuju areal tambak. Dampaknya pengangkutan hasil panen sering terhambat. Sehingga harga sering dimainkan para tengkulak.

Anggota DPRD Seruyan, Bejo Riyanto mengatakan, banyak petani tambak di Bumi Gawi Hatantiring yang menyampaikan keluhan. Terutama berkenaan dengan kondisi infrastruktur jalan. (Baca juga: DPRD Seruyan Minta Rumah Ibadah Tidak Digunakan untuk Kampanye Pilkada)

"Kita sering mendapat laporan dari para petani tambak berkenaan dengan insfratruktur jalan yang sering digunakan oleh petani untuk mengangkut hasil produksi mereka," katanya, Selasa (27/10/2020). (Baca juga: Usai Memeras, Pria Paruh Baya di Jambi Ini Masih Memaksa Berhubungan Badan)

Menurutnya, sampai saat ini kondisi infrastruktur jalan wilayah pertambakan di Kuala Pembuang belum terlalu optimal dan sulit untuk dilalui saat musim hujan.

Selain masalah infrastruktur, kestabilan harga jual hasil produksi juga kerap menjadi kendala para petani tambak. Sehingga pendapatan yang mereka peroleh juga jauh dari apa yang diharapkan.

Oleh karena itu, dia berharap agar pemerintah daerah bisa membantu para petani tambak dalam memasarkan hasil produksi mereka. "Jangan sampai harga itu dimainkan oleh pengepul, kasihan masyarakat," tegasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Transfer Pengetahuan,...
Transfer Pengetahuan, AA Kadu Bagikan Tips Memilih Bibit Durian Berkualitas
Update, 3 Polisi Gugur...
Update, 3 Polisi Gugur saat Penggerebekan Bandar Narkoba di Kalteng
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Mohon Perlindungan Presiden,...
Mohon Perlindungan Presiden, Asosiasi Petani Tembakau Tolak Rancangan Pembatasan Kadar Nikotin
Bulog Serap 3,4 Juta...
Bulog Serap 3,4 Juta Ton Beras Petani, Setara 85% dari Target Nasional
Lesbumi PBNU Serahkan...
Lesbumi PBNU Serahkan Petisi Penolakan Aturan Turunan PP 28/2024 kepada Kementerian Kesehatan
Rekomendasi
FMIPA UNEJ Tanam 750...
FMIPA UNEJ Tanam 750 Bibit Terumbu Karang, Ekosistem Laut Banyuwangi Mulai Pulih
Kabar Duka, Juru Bicara...
Kabar Duka, Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Meninggal Dunia
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Berita Terkini
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
Menuju Smart City Tanpa...
Menuju Smart City Tanpa Kertas, Mengurai Masalah Dokumen Ganda dan Sampah di Kota Bandung
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved