3 Anak SD Jadi Korban Pelecehan Seks, Pelaku Minta Damai
Selasa, 27 Oktober 2020 - 10:06 WIB
loading...
Tiga anak di Banyuasin, diduga telah menjadi korban pelecehan seksual. Foto/Ilustrasi
A
A
A
BANYUASIN - Tiga anak di Banyuasin , diduga telah menjadi korban pelecehan seksual . Korban disebutkan tiga anak perempuan siswi sekolah dasar dan pelaku berinisial KS. (Baca juga: Nekat, 3 Pencuri Sikat Sepeda di Surabaya dengan Menerobos Pagar )
Peristiwa pelecehan seksual ini diketahui setelah dilaporkan DPD Relawan Jaya Bersatu (RJB) Banyuasin , ke Polres Banyuasin . RJB Banyuasin menyebut, kasus ini tidak dilaporkan karena sebelumnya KS melakukan perdamaian dengan pihak korban dengan menyerahkan uang damai Rp200 juta pada 12 September 2020 lalu, yang diketahui aparat pemerintah desa setempat.
Ketua RJB Banyuasin , Iswandi menjelaskan, kasus pelecehan seksual anak dengan korban tiga orang anak ini dilaporkan karena ada pengakuan pelaku tertera di dalam surat perdamaian dan korban trauma. "Meskipun kasusnya telah berdamai. Namun tiga korban masih trauma. Itu yang jadi alasan kami melaporkan kasus ini ke Polres Banyuasin ," katanya.
Mestinya kasus pelecehan seksual ini, terang Iswandi, dilaporkan ke pihak kepolisian, namun sayangnya pelaku KS terlebih dahulu melakukan perdamaian terhadap ketiga orangtua korban. (Baca juga: TNI Berjibaku Membangun Desa Lewat TMMD, Ini Tanggapan Tokoh Agama )
Peristiwa pelecehan seksual ini diketahui setelah dilaporkan DPD Relawan Jaya Bersatu (RJB) Banyuasin , ke Polres Banyuasin . RJB Banyuasin menyebut, kasus ini tidak dilaporkan karena sebelumnya KS melakukan perdamaian dengan pihak korban dengan menyerahkan uang damai Rp200 juta pada 12 September 2020 lalu, yang diketahui aparat pemerintah desa setempat.
Ketua RJB Banyuasin , Iswandi menjelaskan, kasus pelecehan seksual anak dengan korban tiga orang anak ini dilaporkan karena ada pengakuan pelaku tertera di dalam surat perdamaian dan korban trauma. "Meskipun kasusnya telah berdamai. Namun tiga korban masih trauma. Itu yang jadi alasan kami melaporkan kasus ini ke Polres Banyuasin ," katanya.
Mestinya kasus pelecehan seksual ini, terang Iswandi, dilaporkan ke pihak kepolisian, namun sayangnya pelaku KS terlebih dahulu melakukan perdamaian terhadap ketiga orangtua korban. (Baca juga: TNI Berjibaku Membangun Desa Lewat TMMD, Ini Tanggapan Tokoh Agama )
Lihat Juga :