Ketua FPI Tasikmalaya Sebut Para Ulama Prihatin Wali Kota Ditahan KPK

loading...
Ketua FPI Tasikmalaya Sebut Para Ulama Prihatin Wali Kota Ditahan KPK
Pasca-penahanan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman oleh Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK) suasana pada Senin (26/10/2020) di Balai Kota Tasikmalaya terlihat seperti hari-hari biasa. (Foto/Inews TV/Asep J)
TASIKMALAYA - Pasca-penahanan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budimanoleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)suasana pada Senin (26/10/2020) di Balai Kota Tasikmalaya terlihat seperti hari-hari biasa.

Sementara sejumlah warga tasikmalaya merasa prihatin dan tidak percaya wali kota ditahan KPK karena dikenal sebagai orang yang baik dan dibawah kepemimpinannya pembangunan terus dilakukan untuk kemajuan kota.
Budi Budiman ditahan KPK pada Jumat (23/10/2020).

Seorang tokoh agama yang juga Ketua FPI Kota Tasikmalaya Yan Yan Albayani mengatakan, para ulama merasa prihatin. Namun dia berharap wali kota dapat menghadapi dengan tegar kasus ini.
BACA JUGA: Ini Pesan Wali Kota Tasikmalaya Setelah Ditahan KPK karena Korupsi

"Jika tidak bersalah pihak penegak hukum juga harus berani menyatakan tidak bersalah. Namun jika fakta hukum menyatakan bersalah maka pak wali kota harus tabah menerimanya,” katanya, Senin (26/10/2020)

Selain itu para ulama juga menghimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak perlu resah. “Biarkan penyidik KPK melakukan penegakan hukum dan jangan dikaitkan dengan masalah politik,” katanya.
BACA JUGA: KPK Jebloskan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman ke Tahanan



Sementara itu terkait kepemimpinan wali kota,Yan Yan mengakui bahwa pembangunan yang dilakukan terbilang baik. Sementara menurut penilaian pribadi, wali kota sangat dekat dengan para ulama dan dan pondok pesantren. Jika awalnya tidak pernah ada bantuan sekarang banyak bantuan pada pondok pesantren.
(vit)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top