Butuh 72 Juta Dosis Vaksin COVID-19, Jabar Sasar Warga dengan Kriteria Ini
Jum'at, 23 Oktober 2020 - 10:43 WIB
loading...
A
A
A
Untuk keperluan vaksin tahap pertama di Bodebek, Pemprov Jabar sendiri telah mengajukan alokasi vaksin untuk 3 juta warga dari total 9,1 juta warga yang bisa divaksin dengan vaksin yang dibeli oleh pemerintah pusat.
Khusus untuk Kota Depok, vaksin yang dibutuhkan sekitar 1,14 juta atau untuk mencukupi kebutuhan 60 persen dari total jumlah penduduk sebanyak 2,4 juta jiwa. Meski begitu, yang bisa menerima vaksin tahap pertama hanya 20 persen atau kurang lebih 300.000 jiwa.
"Sambil menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat, kita akan terus melakukan pematangan rencana vaksinasi hingga vaksin tiba dan siap disuntikkan," tandasnya. (Baca juga: Disiplin, Sukasari Jadi Satu-satunya Wilayah di Purwakarta yang Nol COVID-19)
Diketahui, Pemprov Jabar merespons cepat pembelian vaksin COVID-19 tahap pertama oleh pemerintah pusat untuk 9,1 juta warga Indonesia pada November hingga Desember 2020.
Selain pemetaan, Pemprov Jabar pun telah menggelar simulasi vaksinasi COVID-19 di Puskesmas Tapos, Kota Depok, Kamis (22/10/2020) kemarin. (Baca juga: Pandemi, Ribuan Karyawan Hotel di Bandung Terima Bantuan dari Kemensos)
Dalam agenda simulasi vaksinasi COVID-19 di Puskesmas Tapos Kota Depok ini, Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang juga Ketua Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar menyatakan, vaksinasi COVID-19 akan difokuskan di lima kabupaten/kota di wilayah Bodebek sebagai episentrum penyebaran COVID-19 di Provinsi Jabar.
Khusus untuk Kota Depok, vaksin yang dibutuhkan sekitar 1,14 juta atau untuk mencukupi kebutuhan 60 persen dari total jumlah penduduk sebanyak 2,4 juta jiwa. Meski begitu, yang bisa menerima vaksin tahap pertama hanya 20 persen atau kurang lebih 300.000 jiwa.
"Sambil menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat, kita akan terus melakukan pematangan rencana vaksinasi hingga vaksin tiba dan siap disuntikkan," tandasnya. (Baca juga: Disiplin, Sukasari Jadi Satu-satunya Wilayah di Purwakarta yang Nol COVID-19)
Diketahui, Pemprov Jabar merespons cepat pembelian vaksin COVID-19 tahap pertama oleh pemerintah pusat untuk 9,1 juta warga Indonesia pada November hingga Desember 2020.
Selain pemetaan, Pemprov Jabar pun telah menggelar simulasi vaksinasi COVID-19 di Puskesmas Tapos, Kota Depok, Kamis (22/10/2020) kemarin. (Baca juga: Pandemi, Ribuan Karyawan Hotel di Bandung Terima Bantuan dari Kemensos)
Dalam agenda simulasi vaksinasi COVID-19 di Puskesmas Tapos Kota Depok ini, Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang juga Ketua Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar menyatakan, vaksinasi COVID-19 akan difokuskan di lima kabupaten/kota di wilayah Bodebek sebagai episentrum penyebaran COVID-19 di Provinsi Jabar.
(boy)
Lihat Juga :