Satu Tenaga Medis Positif COVID-19, Layanan IGD RSUD Agoesdjam Ketapang Ditutup

loading...
Satu Tenaga Medis Positif COVID-19, Layanan IGD RSUD Agoesdjam Ketapang Ditutup
Layanan IGD RSUD Agoesdjam Ketapang Ditutup. (Foto/Ist)
KETAPANG - Kasus konfirmasi positif COVID-19 diKabupaten Ketapang pada Rabu (21/10/2020) kembali bertambah 10 kasus. Satu orang di antaranya merupakan pegawai RSUDAgoedsdjam Ketapang.

"Pada Rabu (21/10) terdapat tambahan 10 kasus konfirmasi positif COVID-19. Dari 10 orang itu, satu merupakan pegawai RSUD Agoesdjam," kata Kepala Dinas Kesehatan Ketapang, Rustami dalam keterangannya yang diterima Jumat (23/10/2020).

Terpaparnya satu pegawai RSUD, maka pihak rumah sakit terpaksa harus menutup sementara pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Agoesdjam mulai hari ini Jumat 23 Oktober hingga 28 Oktober mendatang.
BACA JUGA: Tagihan Perawatan Covid-19 di RS Swasta Capai Rp147 Miliar

"Hal demikian dilakukan untuk melakukan kontak tracking dan skrining kepada semua karyawan IGD yang berkontak erat dengan pasien COVID-19," ungkap Rustami.

Selain satu pegawai RSUD, dari tambahan 10 kasus baru juga terdapat dua orang kerabat pasien Covid-19 yang meninggal dunia beberapa waktu lalu tanpa menggunakan protokol COVID-19 saat pemakaman.



"Dua orang kerabat pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang meninggal yakni, perempuan 75 tahun dan 43 tahun asal Kecamatan Benua Kayong. Mereka memiliki kontak erat dengan pasien COVID-19 meninggal itu," jelasnya.
BACA JUGA: 5 Tenaga Kesehatan Positif COVID-19, Sebagian Poliklinik RSUD Tasikmalaya Ditutup

Dengan bertambahnya 10 kasus baru, maka jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Ketapang sebanyak 137 orang. 106 dinyatakan sembuh, empat meninggal dunia dan 26 orang menjalani isolasi di fasilitas BSM dan isolasi mandiri.
(vit)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top