Calon Wali Kota Nyamar Jadi Driver Ojol, Ternyata Ini Tujuannya

loading...
Calon Wali Kota Nyamar Jadi Driver Ojol, Ternyata Ini Tujuannya
Calon Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat menyamar jadi tukang ojol. Foto/Ist
SEMARANG - Calon Wali Kota SemarangHendrar Prihadi atau yang akrab disapa Hendi menyamar jadi driver ojek online (ojol). Itu dilakukan untuk mengukur pemahaman masyarakat mengenai pesta demokrasi Pilkada Semarang yang akan digelar pada 9 Desember 2020.

Selain itu, juga untuk mengetahui secara langsung keluhan warga soal ekonomi serta menyerap aspirasi masyarakat. Dengan demikian dapat lebih memahami aspirasi masyarakat terhadap kinerja pemerintah selama ini. (Baca juga: Enggan Merepotkan, Mbah Sumadi Nekat Gali Makam dan Siapkan Kain Kafan Sendiri)

"Cara ini saya lakukan untuk berkomunikasi dengan masyarakat. Sebab ojol merupakan profesi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat berbagai lapisan," kata Hendi yang merupakan calon petahana, Kamis (22/10/2020). (Baca juga: Yulia Dibunuh dan Mobilnya Sengaja Dibakar, Pelaku Teridentifikasi)

Menurut Hendi, dengan menyamar sebagai driver ojol, dirinya bisa mengukur kondisi ekonomi Kota Semarang. "Misal, dari order makanan, yang paling ramai dipesan ada pada segmen mana. Lalu kalau penumpang, orderannya seberapa banyak. Apa yang saya lihat langsung ini bisa jadi tolok ukur penting," ujarnya. (Baca juga: Sadis, Wanita Tewas Dibakar Dalam Mobil Sempat Dihantam Linggis)

"Ini pertama kali saya lakukan, dan ternyata social experiment seperti ini juga efektif. Saya bisa dapat langsung mengetahui pandangan masyarakat, tanpa ada yang ditutupi," ucapnya.

Sementara itu, penyamaran Hendi sebagai driver ojol juga viral di media sosial. Video penyamaran Hendi telah ditonton lebih dari 200.000 pengguna media sosial di berbagai platform. Dalam video berjudul 'Sehari Menjadi Driver Ojol' yang banyak dibagikan oleh pengguna media sosial.

(shf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top