Corona Memicu Stres, Pasien RSJ Cisarua Melonjak 20%
Kamis, 07 Mei 2020 - 16:18 WIB
loading...
A
A
A
(Baca: Virus Corona Mewabah, Jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa di Jabar Meningkat)
Memang ada hubungan antara peningkatan angka ODGJ dan pandemi COVID-19. Menurut Berli, ODGJ menjadi reaksi manusiawi dan wajar terutama bagi orang yang mengalami peristiwa besar dan menyedihkan. Biasanya, orang bakal menggunakan mekanisme mental untuk melalui peristiwa menyedihkan tersebut.
”Siapapun yang mengalami hal yang menyakitkan atau menyedihkan, akan menggunakan mekanisme mental untuk bisa melewatinya dengan selamat. Tetapi tentu bergantung pada seberapa kuat mekanisme mental yang dimiliki dan seberapa tepat pilihan yang diambil," tutur Berli.
Sebelumnya diberitakan, angka pasien positif terinfeksi di Jabar kembali meningkat. Data Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar (Pikobar) pada Kamis (7/5/2020) pukul 12.13 WIB, angka pasien positif terinfeksi berada di angka 1.320 orang. Sebelumnya, pasien positif sempat berada di angka 1.300.
Kabupaten Tasikmalaya masih menjadi satu-satunya wilayah di Jabar tanpa kasus positif terinfeksi. Angka pasien positif tertinggi berada di Kota Bekasi dengan angka 227 orang dan disusul Kota Depok sebanyak 214.
Memang ada hubungan antara peningkatan angka ODGJ dan pandemi COVID-19. Menurut Berli, ODGJ menjadi reaksi manusiawi dan wajar terutama bagi orang yang mengalami peristiwa besar dan menyedihkan. Biasanya, orang bakal menggunakan mekanisme mental untuk melalui peristiwa menyedihkan tersebut.
”Siapapun yang mengalami hal yang menyakitkan atau menyedihkan, akan menggunakan mekanisme mental untuk bisa melewatinya dengan selamat. Tetapi tentu bergantung pada seberapa kuat mekanisme mental yang dimiliki dan seberapa tepat pilihan yang diambil," tutur Berli.
Sebelumnya diberitakan, angka pasien positif terinfeksi di Jabar kembali meningkat. Data Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar (Pikobar) pada Kamis (7/5/2020) pukul 12.13 WIB, angka pasien positif terinfeksi berada di angka 1.320 orang. Sebelumnya, pasien positif sempat berada di angka 1.300.
Kabupaten Tasikmalaya masih menjadi satu-satunya wilayah di Jabar tanpa kasus positif terinfeksi. Angka pasien positif tertinggi berada di Kota Bekasi dengan angka 227 orang dan disusul Kota Depok sebanyak 214.
(muh)
Lihat Juga :