Karpet Serat Pohon Pisang Produksi Palembang Kini Mendunia
Rabu, 21 Oktober 2020 - 16:03 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: 3 Anggota Satpol PP Kota Batam yang Peras Pengemis Jadi Tersangka )
"Serat pohon pisang Abaca ini sengaja kami pilih untuk bahan utama pembuatan karpet , karena memiliki kualitas yang bagus. Serat bisa tahan lama, sehingga karpet yang dihasilkan juga akan bagus," tuturnya.
Proses pembuatan karpet ini dimulai dari memintal serat pohon pisang Abaca, menjadi tali di bagian pemintalan. "Tiga lembar serat dijadikan satu, sehingga menjadi tali yang lebih tebal," terangnya.
Tali itulah yang akan dirajut menjadi berbagai jenis kerajinan , di antaranya karpet atau pun keset kaki, tatakan dengan berbagai motif. Sementara untuk karpet ukuran terbesar, yakni 9 x 9 meter, diproduksi dengan metode merajut secara vertikal.
Meskipun tanpa motif, proses produksi karpet ukuran besar ini bisa memakan waktu 1-3 bulan, karena memiliki tingkat kesulitan tersendiri dalam proses merajutnya secara vertikal. (Baca juga: Selama Pandemi COVID-19, Limbah Medis di Cimahi Alami Kenaikan )
"Serat pohon pisang Abaca ini sengaja kami pilih untuk bahan utama pembuatan karpet , karena memiliki kualitas yang bagus. Serat bisa tahan lama, sehingga karpet yang dihasilkan juga akan bagus," tuturnya.
Proses pembuatan karpet ini dimulai dari memintal serat pohon pisang Abaca, menjadi tali di bagian pemintalan. "Tiga lembar serat dijadikan satu, sehingga menjadi tali yang lebih tebal," terangnya.
Tali itulah yang akan dirajut menjadi berbagai jenis kerajinan , di antaranya karpet atau pun keset kaki, tatakan dengan berbagai motif. Sementara untuk karpet ukuran terbesar, yakni 9 x 9 meter, diproduksi dengan metode merajut secara vertikal.
Meskipun tanpa motif, proses produksi karpet ukuran besar ini bisa memakan waktu 1-3 bulan, karena memiliki tingkat kesulitan tersendiri dalam proses merajutnya secara vertikal. (Baca juga: Selama Pandemi COVID-19, Limbah Medis di Cimahi Alami Kenaikan )

Lihat Juga :