Panas Pilkada Karawang, Ketua PCNU Tuding Pimpinan Pompes Terima Uang

loading...
Sementara itu Kepala Pondok Pesantren Annihayah, Karawang, Kyai Ahmad Tatang Syihabudin yang namanya disebut telah menerima uang merasa difitnah. Dia mengaku saat musim Pilkada ini, bukan hal aneh jika ada calon yang datang untuk sowan ke Kyai dan pesantren NU.

"Kami mempersilahkan semua paslon untuk datang. Karena mungkin kami dipandang sebagai orang tua yang biasanya diminta mendoakan dan menasehati. Itu saja. Tidak ada janji-janji politik apalagi dibayar," kata Tatang, melalui sambungan telepon, Sabtu (17/10/2020).

(Baca juga: Cegah Penularan COVID-19, Pintu Masuk Karimunjawa Diperketat)

Menurut Tatang, Kyai Uyan telah mencemarkan nama baik pesantren dan NU. Dia menuntut Kyai Uyan meminta maaf atas fitnah terhadap lima orang Kyai di media massa. "Saya sudah menemui Kyai yang difitnah menerima uang dan kesimpulannya Kyai Uyan harus meminta maaf secara terbuka di media massa karena fitnah ini sudah menyebar kemana-mana. Kami sudah membuat surat terbuka. Isinya menuntut Kyai Uyan mengklarifikasi pernyataannya. Kami juga meminta masyarakat tak percaya terhadap tudingan itu dan tetap menjaga persatuan. Kami juga meminta masyarakat menjaga persatuan," ujar Tatang.

(eyt)
halaman ke-2 dari 2
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top