Anak Risma, Upload Kampanye Libatkan Anak Kecil dan Berjoged Tak Bermasker
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 18:30 WIB
loading...
A
A
A
Karuan saja video yang sarat kontraversi tersebut mendapatkan komentar dari Ketua KIPP (Komite Independen Pemantau Pemilu) Jatim Novli Thyssen. Novli ingin dalam hal ini Bawaslu atau Panwascam mencari tahu kebenaran video itu. Diambil di mana dan kapan waktunya?
"Panwas ini kan punya pasukan di setiap kecamatan dan kelurahan. Apa fungsi mereka jika hanya menunggu laporan dari masyarakat," ujarnya.
Novli meminta agar mereka berkerja dalam menyelidiki video tersebut. "Karena mereka juga dibayar. Kalau tidak jelas kerjanya, lebih baik dibubarkan saja," tuturnya.(Baca juga : Risma Dinilai Tak Netral, Warga Perlu Awasi Anggaran Pemkot )
Menurut Novli, pelibatan anak dibawah umur dalam kampanye jelas menyalahi aturan. Karena dalam Undang-Undang maupun PKPU (Peraturan Komisi Pemilihan Umum) jelas dilarang.
Sementara soal tidak menggunakan masker imbuh Novli bukan hanya pelanggaran terhadap protokol kesehatan, tetapi juga terhadap Perwali.
"Panwas ini kan punya pasukan di setiap kecamatan dan kelurahan. Apa fungsi mereka jika hanya menunggu laporan dari masyarakat," ujarnya.
Novli meminta agar mereka berkerja dalam menyelidiki video tersebut. "Karena mereka juga dibayar. Kalau tidak jelas kerjanya, lebih baik dibubarkan saja," tuturnya.(Baca juga : Risma Dinilai Tak Netral, Warga Perlu Awasi Anggaran Pemkot )
Menurut Novli, pelibatan anak dibawah umur dalam kampanye jelas menyalahi aturan. Karena dalam Undang-Undang maupun PKPU (Peraturan Komisi Pemilihan Umum) jelas dilarang.
Sementara soal tidak menggunakan masker imbuh Novli bukan hanya pelanggaran terhadap protokol kesehatan, tetapi juga terhadap Perwali.
(nun)
Lihat Juga :