2020, Produksi Padi di Jawa Timur Diprediksi Mencapai 10,02 Juta Ton
Jum'at, 16 Oktober 2020 - 15:16 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews/dok
A
A
A
SURABAYA - Produksi padi di Jawa Timur (Jatim) sepanjang Januari hingga September 2020 diperkirakan sekitar 8,48 juta ton gabah kering giling (GKG).
Capaian tersebut naik 2,02% atau 167.850 ton dibanding Januari-September 2019 yang sebesar 8,31 juta ton GKG. Sementara itu, potensi produksi sepanjang Oktober hingga Desember 2020 sebesar 1,54 juta ton GKG.
Dengan demikian, total potensi produksi padi pada 2020 diperkirakan mencapai 10,02 juta ton GKG. Jumlah tersebut naik 4,61% atau 441.450 dibanding tahun 2019 yang sebesar 9,58 juta ton GKG. Produksi padi tertinggi pada 2020 terjadi pada bulan April. Yakni sebesar 2,24 juta ton.
“Sementara produksi terendah terjadi pada bulan Januari. Yaitu sebesar 0,29 juta ton,” kata Kepala Bidang Statistik Produksi Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim , Mohammad Farikhin dalam rilisnya, Jumat (16/10/2020).
Berbeda dengan produksi pada 2020, produksi tertinggi pada 2019 terjadi pada bulan Maret. Tiga kabupaten/kota dengan total potensi produksi padi (GKG) tertinggi pada 2020 adalah Lamongan, Ngawi, dan Bojonegoro.
Capaian tersebut naik 2,02% atau 167.850 ton dibanding Januari-September 2019 yang sebesar 8,31 juta ton GKG. Sementara itu, potensi produksi sepanjang Oktober hingga Desember 2020 sebesar 1,54 juta ton GKG.
Dengan demikian, total potensi produksi padi pada 2020 diperkirakan mencapai 10,02 juta ton GKG. Jumlah tersebut naik 4,61% atau 441.450 dibanding tahun 2019 yang sebesar 9,58 juta ton GKG. Produksi padi tertinggi pada 2020 terjadi pada bulan April. Yakni sebesar 2,24 juta ton.
“Sementara produksi terendah terjadi pada bulan Januari. Yaitu sebesar 0,29 juta ton,” kata Kepala Bidang Statistik Produksi Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim , Mohammad Farikhin dalam rilisnya, Jumat (16/10/2020).
Berbeda dengan produksi pada 2020, produksi tertinggi pada 2019 terjadi pada bulan Maret. Tiga kabupaten/kota dengan total potensi produksi padi (GKG) tertinggi pada 2020 adalah Lamongan, Ngawi, dan Bojonegoro.
Lihat Juga :