Masyarakat Merauke Sepakat Dukung Pembangunan Pelabuhan untuk Program Cetak Sejuta Hektar Sawah
Selasa, 13 Agustus 2024 - 12:37 WIB
loading...
Masyarakat mendukung pembangunan pelabuhan yang direncanakan sebagai bagian dari program cetak sejuta hektar sawah di Kabupaten Merauke. Foto/Ist
A
A
A
MERAUKE - Setelah sebelumnya sempat menolak rencana pembangunan pelabuhan yang direncanakan sebagai bagian dari program cetak sejuta hektar sawah di Kabupaten Merauke , Papua Selatan, warga kini sepakat mendukung proyek tersebut. Keputusan ini dicapai setelah adanya dialog intensif antara masyarakat setempat dengan pengusaha Haji Isam, pemilik Jhonlin Group, yang memimpin proyek ini.
Yohanis Mahuze, Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA), mengungkapkan bahwa dua isu utama yang dibahas dalam dialog tersebut adalah terkait kepemilikan tanah ulayat dan kawasan hutan. "Meskipun pelepasan hutan memerlukan persetujuan dari pihak kehutanan, yang terpenting adalah mendapatkan persetujuan dari pemilik tanah ulayat," ujar Yohanis, Senin (12/8/2024).
Mahuze menekankan pentingnya percepatan proses ini, mengingat kondisi cuaca yang dapat menghambat pembangunan. "Kami berharap Pj Gubernur Papua segera bertemu untuk mempercepat proses ini. Musim hujan akan membuat pekerjaan lebih sulit, terutama untuk memobilisasi alat berat," tambahnya.
Dalam kesepakatan yang dicapai, masyarakat setempat mendukung penuh program pemerintah, namun tetap mengedepankan hak mereka atas tanah ulayat dan pemanfaatan kayu limbah dari area pembangunan.
Baca Juga: 88 Unit Alat Berat Pesanan Haji Isam Tiba di Merauke, 176 Unit Lainnya Menyusul
Yohanis Mahuze, Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA), mengungkapkan bahwa dua isu utama yang dibahas dalam dialog tersebut adalah terkait kepemilikan tanah ulayat dan kawasan hutan. "Meskipun pelepasan hutan memerlukan persetujuan dari pihak kehutanan, yang terpenting adalah mendapatkan persetujuan dari pemilik tanah ulayat," ujar Yohanis, Senin (12/8/2024).
Mahuze menekankan pentingnya percepatan proses ini, mengingat kondisi cuaca yang dapat menghambat pembangunan. "Kami berharap Pj Gubernur Papua segera bertemu untuk mempercepat proses ini. Musim hujan akan membuat pekerjaan lebih sulit, terutama untuk memobilisasi alat berat," tambahnya.
Dalam kesepakatan yang dicapai, masyarakat setempat mendukung penuh program pemerintah, namun tetap mengedepankan hak mereka atas tanah ulayat dan pemanfaatan kayu limbah dari area pembangunan.
Baca Juga: 88 Unit Alat Berat Pesanan Haji Isam Tiba di Merauke, 176 Unit Lainnya Menyusul
Lihat Juga :