Bea Cukai Aceh Gagalkan Penyelundupan 13 Ton Bawang Merah
Kamis, 07 Mei 2020 - 05:32 WIB
loading...
A
A
A
Selanjutnya anggota tim satgas melakukan pengejaran kapal target, dan akhirnya kapal kayu dengan nama lambung KM Rajawali GT 15 dihentikan dan dilakukan pemeriksaan oleh petugas.
"Nakhoda tidak dapat menunjukkan dokumen kepabeanan yang sah atas barang yang diangkutnya sehingga Tim Satgas melakukan penindakan terhadap kapal, muatan, maupun awaknya," bebernya.
Total nilai bawang merah ini diperkirakan mencapai Rp390 juta dengan potensi kerugian negara dari sektor perpajakan sebesar Rp135,5 juta.
Saat ini empat tersangka awak KM Rajawali ditahan di Rutan Kuala Simpang, Aceh Tamiang. Sedangkan, berkas kasus diserahterimakan kepada Bea Cukai Kuala Langsa guna pemeriksaan serta proses lebih lanjut.
"Sanksi hukum atas pelaku tindak pidana penyelundupan barang impor diatur dalam Pasal 102 Nomor 17 Tahun 2006, dengan pidana penjara paling singkat satu tahun dan paling lama sepuluh tahun serta denda maksimal Rp5 miliar," pungkasnya.
"Nakhoda tidak dapat menunjukkan dokumen kepabeanan yang sah atas barang yang diangkutnya sehingga Tim Satgas melakukan penindakan terhadap kapal, muatan, maupun awaknya," bebernya.
Total nilai bawang merah ini diperkirakan mencapai Rp390 juta dengan potensi kerugian negara dari sektor perpajakan sebesar Rp135,5 juta.
Saat ini empat tersangka awak KM Rajawali ditahan di Rutan Kuala Simpang, Aceh Tamiang. Sedangkan, berkas kasus diserahterimakan kepada Bea Cukai Kuala Langsa guna pemeriksaan serta proses lebih lanjut.
"Sanksi hukum atas pelaku tindak pidana penyelundupan barang impor diatur dalam Pasal 102 Nomor 17 Tahun 2006, dengan pidana penjara paling singkat satu tahun dan paling lama sepuluh tahun serta denda maksimal Rp5 miliar," pungkasnya.
(vit)
Lihat Juga :