Terduga Pelaku Teror Bom di Jaksel Jadi Tersangka, Fahira Idris Minta 6 Hal Ini Jadi Perhatian
Rabu, 15 Juli 2026 - 18:19 WIB
loading...
Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris meminta masyarakat, khususnya orang tua siswa SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta Selatan, tetap tenang setelah ancaman teror bom pada Senin (13/7/2026). Foto: Dok Sindonews
A
A
A
JAKARTA - Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris meminta masyarakat, khususnya orang tua siswa SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, tetap tenang setelah adanya ancaman teror bom pada Senin (13/7/2026). Dia juga mengapresiasi langkah cepat Polda Metro Jaya, Densus 88 Antiteror, Gegana, Polres Metro Jakarta Selatan, pihak sekolah, dan Pemprov DKI Jakarta dalam merespons kejadian tersebut sehingga situasi segera dikendalikan.
Meskipun hasil penyisiran aparat tidak menemukan bahan peledak dan aktivitas sekolah sudah kembali normal, ancaman bom terhadap sekolah tetap merupakan perbuatan serius yang tidak bisa dianggap ringan.
“Apa pun motifnya, ancaman bom terhadap sekolah adalah perbuatan melanggar hukum serius, menimbulkan kepanikan, mengganggu kegiatan belajar, dan tidak boleh dianggap becanda,” ujar Fahira dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/7/2026).
Baca juga: Polisi Tetapkan Pengirim Teror Bom SDN Srengseng Sawah sebagai Tersangka
Dia menilai sekolah adalah ruang aman bagi anak-anak. Karena itu, segala bentuk ancaman terhadap sekolah baik nyata maupun melalui pesan digital harus direspons serius oleh aparat dan menjadi pelajaran bagi masyarakat luas agar tidak bermain-main dengan isu keselamatan publik.
Meskipun hasil penyisiran aparat tidak menemukan bahan peledak dan aktivitas sekolah sudah kembali normal, ancaman bom terhadap sekolah tetap merupakan perbuatan serius yang tidak bisa dianggap ringan.
“Apa pun motifnya, ancaman bom terhadap sekolah adalah perbuatan melanggar hukum serius, menimbulkan kepanikan, mengganggu kegiatan belajar, dan tidak boleh dianggap becanda,” ujar Fahira dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/7/2026).
Baca juga: Polisi Tetapkan Pengirim Teror Bom SDN Srengseng Sawah sebagai Tersangka
Dia menilai sekolah adalah ruang aman bagi anak-anak. Karena itu, segala bentuk ancaman terhadap sekolah baik nyata maupun melalui pesan digital harus direspons serius oleh aparat dan menjadi pelajaran bagi masyarakat luas agar tidak bermain-main dengan isu keselamatan publik.
Lihat Juga :