Bea Cukai Aceh Gagalkan Penyelundupan 13 Ton Bawang Merah
Kamis, 07 Mei 2020 - 05:32 WIB
loading...
Operasi Jaring Sriwijaya oleh Bea Cukai Aceh bersama Bea Cukai Sumut, Bea Cukai Khusus Kepri, Bea Cukai Kuala Langsa, dan Bea Cukai Belawan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bawang merah.(Foto/Ist)
A
A
A
BANDA ACEH - Bea Cukai Aceh melalui Operasi Jaring Sriwijaya bersama Bea Cukai Sumut, Bea Cukai Khusus Kepri, Bea Cukai Kuala Langsa, dan Bea Cukai Belawan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bawang merah ilegal.
Bawang merah tidak dilindungi dokumen impor kepabeanan yang sah. Kabid Humas Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh Isnu Irwantoro mengungkapkan tim gabungan menindak bawang merah asal Thailand sebanyak 13 ton yang dikemas dalam 650 karung masing-masing dengan berat 20 kilogram di Perairan Air Masin, Aceh Tamiang, Kamis (30/4/2020).
"Keberhasilan penggagalan penyelundupan ini berkat informasi dari Kanwil Bea Cukai Aceh yang disampaikan kepada tim Satuan Tugas (Satgas) Kapal Patroli Bea Cukai BC 20005 pada," ujar Isnu.
Bea Cukai Aceh juga menginformasikan ada kapal target yang memuat bawang merah ilegal. Tim Satgas Kapal Patroli BC 20005 yang sedang melakukan Operasi Patroli Laut Terpadu Jaring Sriwijaya di pesisir pantai timur Provinsi Aceh langsung melakukan pencarian.
"Setelah didekati dan disorot dengan lampu Kapal Patroli, kapal kayu berbendera Indonesia itu terus melaju dan berusaha melarikan diri dengan menambah kecepatannya," jelasnya.
Bawang merah tidak dilindungi dokumen impor kepabeanan yang sah. Kabid Humas Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh Isnu Irwantoro mengungkapkan tim gabungan menindak bawang merah asal Thailand sebanyak 13 ton yang dikemas dalam 650 karung masing-masing dengan berat 20 kilogram di Perairan Air Masin, Aceh Tamiang, Kamis (30/4/2020).
"Keberhasilan penggagalan penyelundupan ini berkat informasi dari Kanwil Bea Cukai Aceh yang disampaikan kepada tim Satuan Tugas (Satgas) Kapal Patroli Bea Cukai BC 20005 pada," ujar Isnu.
Bea Cukai Aceh juga menginformasikan ada kapal target yang memuat bawang merah ilegal. Tim Satgas Kapal Patroli BC 20005 yang sedang melakukan Operasi Patroli Laut Terpadu Jaring Sriwijaya di pesisir pantai timur Provinsi Aceh langsung melakukan pencarian.
"Setelah didekati dan disorot dengan lampu Kapal Patroli, kapal kayu berbendera Indonesia itu terus melaju dan berusaha melarikan diri dengan menambah kecepatannya," jelasnya.
Lihat Juga :