96.039 Pelanggar di Jateng Terjaring Operasi Penegakan Prokes

Rabu, 14 Oktober 2020 - 06:35 WIB
loading...
96.039 Pelanggar di...
Satpol PP Jateng bersama TNI/Polri memberikan sosialisasi pada masyarakat pada operasi gabungan penegakan protokol kesehatan. Foto/SINDOnews/Ahmad Antoni
A A A
SEMARANG - Sebanyak 96.039 orang di Jateng , terjaring operasi gabungan penegakan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan COVID-19. Jenis pelanggaran terbanyak adalah tak mengenakan masker saat berada di lokasi yang berpotensi terjadi kerumunan.

(Baca juga: 8,3 Kg Sabu dan 9.891 Butir Ekstasi Disita BNNP Aceh )

Hampir 100 ribu orang tersebut terjaring operasi gabungan protokol kesehatan yang dilakukan oleh Satpol PP Jateng bersama dengan TNI/Polri, Satpol PP kabupaten/kota dan Dinas Kesehatan periode 24 Agustus-12 Oktober 2020.

Usia pelanggar protokol kesehatan paling banyak adalah 20-39 tahun. Jika dilihat dari profesi, paling banyak adalah pegawai swasta, pelajar/mahasiswa kemudian PNS dan TNI/Polri.

96.039 Pelanggar di Jateng Terjaring Operasi Penegakan Prokes


Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Jateng , Budiyanto EP menjelaskan, penegakan protokol kesehatan itu sudah dilakukan semenjak Maret 2020 lalu. Namun dilakukan oleh masing-masing Satpol PP Kabupaten/kota secara mandiri.

"Kegiatan penegakan protokol kesehatan mulai digalakkan sejak 24 Agustus, saat pak Gubernur (Ganjar Pranowo) memberi perintah secara lisan," kata Budiyanto, Selasa (13/10/2020). (Baca juga: Polres Pasaman Gagalkan Pengiriman 100 Paket Ganja Kering )

Operasi gabungan protokol kesehatan dilakukan di objek wisata Bukit Cinta dan Kampoeng Banyumili Kabupaten Semarang. Hadir, Ketua DPRD Jateng Bambang Kusriyanto dan sejumlah anggota DPRD.

Budiyanto mengungkapkan, titik operasi gabungan protokol kesehatan ini adalah semua lokasi yang berpotensi terjadi kerumunan orang. Seperti di jalan, tempat wisata, pabrik, hingga pasar tradisional.

96.039 Pelanggar di Jateng Terjaring Operasi Penegakan Prokes


"Memang terjadi pergeseran, jika pada awal-awal dulu menyasar perkotaan maka kini lebih ke pinggiran dan masuk ke wilayah kecamatan. Sesuai rencana, operasi gabungan protokol kesehatan ini dilakukan hingga akhir November atau awal Desember," ujarnya.

(Baca juga: Menabuh Periuk Nasi di Tengah Pandemi )

Ia menambahkan, bagi mereka yang terjaring operasi gabungan protokol kesehatan , maka akan diberikan sosialisasi. Seperti bagaimana memilih masker yang benar, cara penggunaan masker yang benar, melakukan jaga jarak dan rutin cuci tangan.

"Bagi yang kedapatan melanggar protokol kesehatan juga disanksi. Boleh memilih menyanyikan lagu Indonesia raya, melafalkan Pancasila, dan bagi mereka yang muda dan sehat bisa push up semampunya," terang Budiyanto.

Sementara, anggota Komisi B DPRD Jateng , Siti Ambar Fatonah turut memberikan sosialisasi pada mereka yang terjaring operasi gabungan protokol kesehatan . "Masker harus dipakai. Anggap saja diri kita atau teman kita itu terkena (COVID- 19). Jadi harus waspada dan saling melindungi," tandasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Imbas Banjir Grobogan,...
Imbas Banjir Grobogan, 9 Ribu KK Terdampak
Kajati Jateng Sebut...
Kajati Jateng Sebut Kejaksaan Perlu Dikawal TNI, Apalagi saat Gencar Penegakan Hukum
Gerindra Jateng Mulai...
Gerindra Jateng Mulai Panaskan Mesin Partai Pemilu 2029
Profil 2 Wakapolda Baru...
Profil 2 Wakapolda Baru di Daerah, Salah Satunya Pernah Tangani Kecelakaan Vanessa Angel
17,9 Juta Pemudik Lebaran...
17,9 Juta Pemudik Lebaran dan 1,8 Juta Kendaraan Bakal Masuk Jateng
Daftar 35 Kabupaten...
Daftar 35 Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah, Lengkap dengan Luas Wilayahnya
Buka Cabang Semarang,...
Buka Cabang Semarang, Linktown Bidik Penjualan Rp500 Miliar per Tahun di Jateng
SPMB Jateng 2026: Kuota...
SPMB Jateng 2026: Kuota Jalur Prestasi Capai 30 Persen, Ini Ketentuannya
Potensi Cuaca Ekstrem...
Potensi Cuaca Ekstrem di Jateng dan Jatim, BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca
Rekomendasi
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Berita Terkini
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved