25 Pelajar SMK Dikarantina Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Dairi di TWI Sitinjo
Rabu, 06 Mei 2020 - 16:47 WIB
loading...
A
A
A
Ia menambahkan, lima orang dari 25 pelajar yang dikarantina bukanlah siswa/1 yang ikut PKL, mereka hanya diajak oleh guru pembina PKL untuk ikut menjemput para pelajar yang selesai melaksanakan PKL.
“Lima orang itu hanya ikut menemani guru untuk menjemput siswa/i yang selesai melaksanakan PKL,” sebut Rejeki Situmorang.
Kepala sekolah itupun berharap lima siswanya yang hanya ikut menjemput bisa dipulangkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penaganan Covid-19, karena orang tua mereka merasa keberatan.
“Seorang guru yang ikut dalam rombongan itu, sebelumnya diperbolehkan pulang. Jadi saya berharap kelima siswa/i itu juga bisa dipulangkan,” harapnya.
Terpisah, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Dairi, Dr. Eddy Keleng Ate Berutu melalui Ketua Pokja Humas Gugus Tugas Percepatan Penaganan Covid-19, Rahmat Syah Munthe mengatakan, tindakan yang dilakukan petugas posko penjaga perbatasan sudah sesuai protokol pencegahan penularan Covid-19.
“Kota Medan sekarang sudah zona merah Covid-19, untuk menekan penyebarannya perlu dilakukan antisipasi. Semua daerah di Indonesia khusunya Sumatera Utara telah memberlakukan hal yang sama,” ujar Rahmat.
“Lima orang itu hanya ikut menemani guru untuk menjemput siswa/i yang selesai melaksanakan PKL,” sebut Rejeki Situmorang.
Kepala sekolah itupun berharap lima siswanya yang hanya ikut menjemput bisa dipulangkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penaganan Covid-19, karena orang tua mereka merasa keberatan.
“Seorang guru yang ikut dalam rombongan itu, sebelumnya diperbolehkan pulang. Jadi saya berharap kelima siswa/i itu juga bisa dipulangkan,” harapnya.
Terpisah, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Dairi, Dr. Eddy Keleng Ate Berutu melalui Ketua Pokja Humas Gugus Tugas Percepatan Penaganan Covid-19, Rahmat Syah Munthe mengatakan, tindakan yang dilakukan petugas posko penjaga perbatasan sudah sesuai protokol pencegahan penularan Covid-19.
“Kota Medan sekarang sudah zona merah Covid-19, untuk menekan penyebarannya perlu dilakukan antisipasi. Semua daerah di Indonesia khusunya Sumatera Utara telah memberlakukan hal yang sama,” ujar Rahmat.
Lihat Juga :