Program Padat Karya di Makassar Prioritaskan Daerah Pinggiran
Senin, 12 Oktober 2020 - 07:58 WIB
loading...
Program padat karya di Makassar akan diprioritaskan pada wilayah pinggiran. Foto: Sindonews/dok
A
A
A
MAKASSAR - Program padat karya sebagaimana instruksi presiden (inpres) dipastikan tidak akan berjalan penuh pada seluruh kelurahan di Kota Makassar.
Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) bahkan menyiapklan programnya diprioritaskan pada wilayah berkembang di Kota Makassar.
Hal ini diutarakan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar Irwan Bangsawan. Dia mengatakan, wilayah-wilayah berkembang tersebut cenderung diisi oleh sebagian besar wilayah pinggiran kota.
Baca Juga: Dewan Pastikan Program Padat Karya di Makassar Bisa Tetap Jalan
"Itu kayak daerah utara kelurahan-kelurahan di Kecamatan Tamalanrea dan Biringkanayya yang banyak, termasuk daerah-daerah pinggiran lain juga," ujarnya.
Dia mengatakan prioritas program tersebut memang lebih optimal dilakukan pada daerah-daerah berkembang, mengingat tingkat ekonomi banyak dihuni oleh masyarakat menengah ke bawah sehingga sangat tepat dari tujuan digalakkannya program pada karya tersebut.
Program juga melihat kondisi sarana dan prasarana suatu daerah yang dianggap urgen pembenahan, semisal kata dia, jalan pengerasan untuk paving blok yang realitasnya menurut Irwan masih banyak ditemui di daerah pinggiran.
Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) bahkan menyiapklan programnya diprioritaskan pada wilayah berkembang di Kota Makassar.
Hal ini diutarakan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar Irwan Bangsawan. Dia mengatakan, wilayah-wilayah berkembang tersebut cenderung diisi oleh sebagian besar wilayah pinggiran kota.
Baca Juga: Dewan Pastikan Program Padat Karya di Makassar Bisa Tetap Jalan
"Itu kayak daerah utara kelurahan-kelurahan di Kecamatan Tamalanrea dan Biringkanayya yang banyak, termasuk daerah-daerah pinggiran lain juga," ujarnya.
Dia mengatakan prioritas program tersebut memang lebih optimal dilakukan pada daerah-daerah berkembang, mengingat tingkat ekonomi banyak dihuni oleh masyarakat menengah ke bawah sehingga sangat tepat dari tujuan digalakkannya program pada karya tersebut.
Program juga melihat kondisi sarana dan prasarana suatu daerah yang dianggap urgen pembenahan, semisal kata dia, jalan pengerasan untuk paving blok yang realitasnya menurut Irwan masih banyak ditemui di daerah pinggiran.
Lihat Juga :