Ekonomi Melorot saat Pandemi, Orang Gangguan Jiwa Makin Banyak
Jum'at, 09 Oktober 2020 - 18:05 WIB
loading...
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
PALI - Jumlah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) , Sumatera Selatan saat pandemi COVID-19 meningkat.
Ini disebabkan kian sulitnya kondisi perekonomian masyarakat saat pandemi dan penyalahgunaan narkotika yang masih tinggi.
Dijelaskan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PALI, M. Mudakir jumlah ODGJ tersebut setiap tahun memang terus mengalami peningkatan. Meski beberapa di antaranya tidak mengalami gejala yang cukup mengganggu orang lain. Namun ia menyarankan agar keluarga pasien, segera mungkin memberi pengobatan medis. (BACA JUGA: Direktur Televisi Swasta Tewas Setelah Alami Kecelakaan Tunggal)
“Memang benar (jumlah ODGJ) setiap tahun ada kecenderungan mengalami peningkatan. Penyebabnya, terutama karena konsumsi narkoba, persoalan keluarga dan kondisi ekonomi yang labil. Apalagi imbas dari pandemi COVID-19 sekarang ini, yang menyebabkan ekonomi kita relatif tertekan,” terang Mudakir, Jumat (9/10/2020).
Disebutnya, pada awal 2020, terdapat 611 orang penderita ODGJ di Kabupaten PALI, dimana dari jumlah tersebut sebanyak 424 di antaranya berjenis kelamin laki-laki, dan 187 perempuan.
Ini disebabkan kian sulitnya kondisi perekonomian masyarakat saat pandemi dan penyalahgunaan narkotika yang masih tinggi.
Dijelaskan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PALI, M. Mudakir jumlah ODGJ tersebut setiap tahun memang terus mengalami peningkatan. Meski beberapa di antaranya tidak mengalami gejala yang cukup mengganggu orang lain. Namun ia menyarankan agar keluarga pasien, segera mungkin memberi pengobatan medis. (BACA JUGA: Direktur Televisi Swasta Tewas Setelah Alami Kecelakaan Tunggal)
“Memang benar (jumlah ODGJ) setiap tahun ada kecenderungan mengalami peningkatan. Penyebabnya, terutama karena konsumsi narkoba, persoalan keluarga dan kondisi ekonomi yang labil. Apalagi imbas dari pandemi COVID-19 sekarang ini, yang menyebabkan ekonomi kita relatif tertekan,” terang Mudakir, Jumat (9/10/2020).
Disebutnya, pada awal 2020, terdapat 611 orang penderita ODGJ di Kabupaten PALI, dimana dari jumlah tersebut sebanyak 424 di antaranya berjenis kelamin laki-laki, dan 187 perempuan.
Lihat Juga :