Diluncurkan Ulang di Surabaya, Bantuan Beras Sosial Disorot
Rabu, 07 Oktober 2020 - 11:00 WIB
loading...
A
A
A
Kalau sampai ada kerumunan, Malik meminta aparat keamanan tegas. Baik polisi maupun Satpol PP. Sebab, semua warga negara sama di depan hukum. Kalau ada acara yang melanggar protokol kesehatan, meski acara itu dihadiri menteri dan wali kota, harus dibubarkan.
"Intinya jangan sampai tebang pilih kalau dalam acara beras sosial ada kerumunan," tegasnya. Malik juga meminta pihak berwenang mengawasi dengan ketat penyaluran beras sosial tersebut. Ini momen dekat pilkada, jangan sampai disalurkan untuk kepentingan pemenangan salah seorang calon.
"Anggota dewan, kepolisian, dan pegiat anti korupsi harus bersama-sama memastikan, bantuan beras ini tepat sasaran. Tidak digunakan untuk kepentingan-kepentingan politik," tandas Malik.
Kekhawatiran Malik ini cukup beralasan. Pasalnya ada dugaan sejumlah keberpihakan Pemkot Surabaya, kepada pasangan calon wali kota dan wakil wali kota, Eri Cahyadi-Armuji. (Baca juga: Hari Ini, Buruh di Jabar Ancam Kerahkan Masa Lebih Besar )
Mulai dari pengumuman rekomendasi menggunakan Taman Harmoni di jam kerja, juga pemasangan foto Risma di baliho-baliho pasangan tersebut. Dugaan keberpihakan ini sudah dilaporkan ke Bawaslu Surabaya . Namun, Risma belum juga mau hadir untuk memberikan penjelasan.
"Intinya jangan sampai tebang pilih kalau dalam acara beras sosial ada kerumunan," tegasnya. Malik juga meminta pihak berwenang mengawasi dengan ketat penyaluran beras sosial tersebut. Ini momen dekat pilkada, jangan sampai disalurkan untuk kepentingan pemenangan salah seorang calon.
"Anggota dewan, kepolisian, dan pegiat anti korupsi harus bersama-sama memastikan, bantuan beras ini tepat sasaran. Tidak digunakan untuk kepentingan-kepentingan politik," tandas Malik.
Kekhawatiran Malik ini cukup beralasan. Pasalnya ada dugaan sejumlah keberpihakan Pemkot Surabaya, kepada pasangan calon wali kota dan wakil wali kota, Eri Cahyadi-Armuji. (Baca juga: Hari Ini, Buruh di Jabar Ancam Kerahkan Masa Lebih Besar )
Mulai dari pengumuman rekomendasi menggunakan Taman Harmoni di jam kerja, juga pemasangan foto Risma di baliho-baliho pasangan tersebut. Dugaan keberpihakan ini sudah dilaporkan ke Bawaslu Surabaya . Namun, Risma belum juga mau hadir untuk memberikan penjelasan.
(eyt)
Lihat Juga :