Positif COVID-19 Kota Blitar Berhenti di Angka 165 Kasus
Minggu, 04 Oktober 2020 - 18:22 WIB
loading...
ilustrasi
A
A
A
BLITAR - Penambahan kasus positif COVID-19 di Kota Blitar yang biasanya berlangsung setiap hari, Minggu ini (4/9) berhenti. Kasus positif tetap berada di angka 165 kasus.
"Kasus konfirmasi (positif baru) hari ini tidak ada kasus," ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Blitar Muhammad Muchlis, Minggu (4/9/2020).
Angka 165 kasus tersebut merupakan angka akumulatif. Sebanyak 157 orang diantaranya dinyatakan sembuh dan 8 orang lainnya meninggal dunia.
"Juga sudah tidak ada pasien positif yang menjalani isolasi," tambah Muchlis. Kendati demikian, jumlah pasien yang berstatus suspect COVID-19 masih terus bertambah. Seperti hari ini ada tambahan tiga orang suspect baru.
(Baca juga: Mobil Tim Sukses Angkut Tumpukan Uang, Ini Kata Bawaslu Mojokerto )
Salah satunya laki laki 50 tahun warga Kelurahan Plosokerep yang beriwayat usai beperjalanan dari Jakarta 28 September lalu.
"Yang bersangkutan mengeluh demam, sakit kepala, mual dan muntah," terang Muchlis. Sebagai antisipasi, yang bersangkutan diminta menjalani isolasi di rumah dan dilakukan pengambilan swab test. "Saat ini masih menunggu hasil PCR (swab test)," kata Muchlis.
"Kasus konfirmasi (positif baru) hari ini tidak ada kasus," ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Blitar Muhammad Muchlis, Minggu (4/9/2020).
Angka 165 kasus tersebut merupakan angka akumulatif. Sebanyak 157 orang diantaranya dinyatakan sembuh dan 8 orang lainnya meninggal dunia.
"Juga sudah tidak ada pasien positif yang menjalani isolasi," tambah Muchlis. Kendati demikian, jumlah pasien yang berstatus suspect COVID-19 masih terus bertambah. Seperti hari ini ada tambahan tiga orang suspect baru.
(Baca juga: Mobil Tim Sukses Angkut Tumpukan Uang, Ini Kata Bawaslu Mojokerto )
Salah satunya laki laki 50 tahun warga Kelurahan Plosokerep yang beriwayat usai beperjalanan dari Jakarta 28 September lalu.
"Yang bersangkutan mengeluh demam, sakit kepala, mual dan muntah," terang Muchlis. Sebagai antisipasi, yang bersangkutan diminta menjalani isolasi di rumah dan dilakukan pengambilan swab test. "Saat ini masih menunggu hasil PCR (swab test)," kata Muchlis.
Lihat Juga :