Pemkot Bandung Bakal Terapkan Minilockdown di RW 9 Kelurahan

Jum'at, 02 Oktober 2020 - 21:18 WIB
loading...
Pemkot Bandung Bakal...
Sekda Kota Bandung Ema Sumarna. Foto/Humas Pemkot Bandung
A A A
BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bakal menerapkan minilockdown atau pembatasan sosial berskala kampung (PSBMK) setara rukun warga (RW). Minilockdown hanya diterapkan di RW yang banyak ditemukan kasus positif COVID-19.

Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan, pemkot telah mendata sejumlah RW di Kota Bandung yang bakal menerapkan minilockdown karena kasus warga positif terpapar virus Corona tinggi dan tak turun-turun. (BACA JUGA: Mulai Berkantor di Depok, Ridwan Kamil Larang OTG Isolasi di Rumah )

"Saat ini, kami berkoordinasi dengan camat dan lurah mengiformasikan kepada warga terkait rencana penerapan PSBMK. Kami mengundang para lurah yang berdasarkan data jumlah warga positif aktif (COVID-19) di kelurahan itu berkategori tinggi. Kami memberikan arahan persiapan jika kebijakan itu (PSBMK) nanti diambil oleh pak Wali Kota (Oded M Danial)," kata Ema di Balai Kota Bandung seusai rapat koordinasi persiapan PSBMK, Jumat (2/10/2020).

Ema mengemukakan, berdasarkan data kasus positif aktif COVID-19, kemungkinan hanya akan ada beberapa RW tersebar di sembilan kelurahan yang bakal menerapkan PSBM. Dua dari 9 kelurahan itu, yakni Sukaraja dan Sekeloa.

"Faktanya di sembilan kelurahan ini ada RW yang terdapat kasus positif aktif. Karena itu tadi kami crosscheck ke lurah," ujar Ema. (BACA JUGA: Korban PHK akibat COVID-19, Dapat Pelatihan Program Otopreneur )

Selain memberikan arahan terkait persiapan penerapan PSBMK atau minilockdown, tutur Sekda Kota Bandung, Pemkot Bandung juga meminta para camat dan lurah berkoordinasi dengan aparat lain di kewilayan seperti ketua rukun tetangga (RT) dan RW agar tidak menimbulkan gejolak di masyarakat.

Sekda menuturkan, pada Senin (5/10/2020), lurah akan memberikan laporan. Setelah itu tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Pandemi COVID-19 Kota Bandung akan turun ke lapangan melihat kesiapan PSBMK.

"Bila perlu kami simulasikan. Dalam artian, apapun keputusan yang diambil harus hasil kesepakatan bersama agar tidak ada gejolak dari masyarakat," ucapnya. (BACA JUGA:Kebijakan Baru Gubernur Jabar di Bodebek, Aktivitas Restoran dan Kafe Dibatasi)

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Bandung hingga Selasa 29 September 2020, sebanyak 1.300 warga Kota Bandung terkonfirmasi positif COVID-19. Dari angka tersebut, sebanyak 1.076 orang telah sembuh, 166 masih aktif COVID-19, dan 58 meninggal dunia.

Namun pada Jumat (2/10/2020) angka pasien terkonfirmasi COVID-19 aktif turun menjadi 156 orang. Berdasarkan catatan gugus tugas, sejauh ini sebanyak 1.343 pasien yang terkonfirmasi COVID-19 secara kumulatif.

Sekda Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan saat ini angka reproduksi COVID-19 di Kota Bandung turun dari di atas 1,0 menjadi 0,79. "Kota Bandung per hari ini di bawah satu 0,79, turun, walaupun dari kemarin naik," kata Ema.

Ema mengemukakan, seluruh pasien terkonfirmasi COVID-19 aktif saat ini tersebar di berbagai penjuru Kota Bandung. Mereka, kata dia, ada yang melakukan isolasi mandiri dan ada yang diisolasi di fasilitas kesehatan milik pemerintah. "Sampai saat ini jumlah kasus kematian akibat COVID-19 masih tetap berada pada angka 58 orang," kata Ema.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kurangi Kemacetan, Jam...
Kurangi Kemacetan, Jam Masuk Sekolah di Bandung Diubah mulai Hari Ini
Korupsi Smart City,...
Korupsi Smart City, Eks Sekda Kota Bandung Ema Sumarna Dituntut 6,5 Tahun Penjara
Waduh, Puluhan Bus Sekolah...
Waduh, Puluhan Bus Sekolah di Bandung Era Ridwan Kamil Jadi Barang Rongsokan
Penyidik Kejaksaan Geledah...
Penyidik Kejaksaan Geledah Kantor ULP Bandung, Ini Respons Sekda Dharmawan
4 Panti Pijat di Bandung...
4 Panti Pijat di Bandung Disegel Gegara Kepergok Jadi Tempat Praktik Indehoy
Hari Ini Braga Bebas...
Hari Ini Braga Bebas Kendaraan, Simak Tata Tertib dan Peraturannya!
Wakil Wali Kota Bandung...
Wakil Wali Kota Bandung Dikabarkan Terjaring OTT, Kejagung: Nggak Ada, Hanya Pemeriksaan
Tak Selaras dengan KDM,...
Tak Selaras dengan KDM, Pemkot Bandung Gelar Rapat di Hotel
Kemenkes Terbitkan Surat...
Kemenkes Terbitkan Surat Edaran Waspada Peningkatan Covid-19, Ini Isinya!
Rekomendasi
Benarkah Muharram atau...
Benarkah Muharram atau Suro Bulan Keramat? Begini Pandangan Islam
Konser Reuni BTS di...
Konser Reuni BTS di Busan Molor 75 Menit, HYBE Minta Maaf dan Jelaskan Penyebabnya
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Berita Terkini
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Polisi Sebut Aksi Unjuk...
Polisi Sebut Aksi Unjuk Rasa BEM UI di Bundaran HI Tak Sesuai Aturan
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
CCTV Bundaran HI Dituding...
CCTV Bundaran HI Dituding Mati saat Demo Mahasiswa, Diskominfotik DKI Jakarta Buka Suara
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved