Bupati Trenggalek dan DPRD Pastikan Penyaluran Bantuan Sosial Tepat Sasaran
Selasa, 05 Mei 2020 - 19:35 WIB
loading...
A
A
A
Di saat yang sama bupati menyebut untuk bantuan PKH dan BPNT semuanya sudah berjalan secara normal. Hingga beberapa waktu kedepan Pemkab Trenggalek juga akan terus mengawal hal ini sampai kemudian BLT dari Kemensos yang akan disalurkan melalui PT Pos dan Himbara telah turun.
Lebih lanjut pemimpin muda ini terus menghimbau bagi kepala desa untuk terus melakukan transparansi terkait penentuan penerima bantuan sosial. Kepala desa diminta untuk mengumumkan daftar penerima bantuan tersebut di kantor desa masing-masing atau melalui website yang sudah dikelola desa.
"Kebetulan tadi saya datang ke Desa Mlinjon dan juga Desa Suruh semua proses transparansinya sudah berjalan data semua sudah dibuka," jelas Bupati.
"Kalau ada pertanyaan pak itu kok sudah dapat program PKH kok dapat lagi, kemungkinan besar yang dapat PKH masih mungkin untuk mendapat BPNT. Sedangkan untuk yang lain-lain di pastikan tidak terjadi double," sambungnya.
Kecuali pada kasuistik tertentu di Trenggalek seperti jika terdapat warga yang masuk kategori miskin diluar daerah atau juga perantau, kemudian juga sangat terdampak dan butuh bantuan. Maka Pemkab Trenggalek secara kreatif akan terus mencari sumber pendanaan untuk mengcover kebutuhan mereka.
Hal ini dikarenakan Pak Presiden menyampaikan di dalam arahannya selain untuk memperketat isolasi, sering turun ke bawah memastikan ketepatan data, transparansi dibuka, nomor aduan kemudian juga dibuka. Maka selanjutnya adalah daerah diminta secara kreatif untuk mencari sumber-sumber pendanaan guna mengcover orang yang mungkin belum tercover dari program-program reguler yang ada.
"Kita masih juga ada membuka donasi yang kita lalui lewat rekening infaq dan shodaqoh melalui Baznas, dan juga di beberapa desa juga sudah yang mempunyai UPZ," terang Bupati.
Lebih lanjut pemimpin muda ini terus menghimbau bagi kepala desa untuk terus melakukan transparansi terkait penentuan penerima bantuan sosial. Kepala desa diminta untuk mengumumkan daftar penerima bantuan tersebut di kantor desa masing-masing atau melalui website yang sudah dikelola desa.
"Kebetulan tadi saya datang ke Desa Mlinjon dan juga Desa Suruh semua proses transparansinya sudah berjalan data semua sudah dibuka," jelas Bupati.
"Kalau ada pertanyaan pak itu kok sudah dapat program PKH kok dapat lagi, kemungkinan besar yang dapat PKH masih mungkin untuk mendapat BPNT. Sedangkan untuk yang lain-lain di pastikan tidak terjadi double," sambungnya.
Kecuali pada kasuistik tertentu di Trenggalek seperti jika terdapat warga yang masuk kategori miskin diluar daerah atau juga perantau, kemudian juga sangat terdampak dan butuh bantuan. Maka Pemkab Trenggalek secara kreatif akan terus mencari sumber pendanaan untuk mengcover kebutuhan mereka.
Hal ini dikarenakan Pak Presiden menyampaikan di dalam arahannya selain untuk memperketat isolasi, sering turun ke bawah memastikan ketepatan data, transparansi dibuka, nomor aduan kemudian juga dibuka. Maka selanjutnya adalah daerah diminta secara kreatif untuk mencari sumber-sumber pendanaan guna mengcover orang yang mungkin belum tercover dari program-program reguler yang ada.
"Kita masih juga ada membuka donasi yang kita lalui lewat rekening infaq dan shodaqoh melalui Baznas, dan juga di beberapa desa juga sudah yang mempunyai UPZ," terang Bupati.
Lihat Juga :