Konsultan Hukum Sebut QNET Sudah Bersih dari Kasus Hukum

Rabu, 30 September 2020 - 09:04 WIB
loading...
Konsultan Hukum Sebut...
Tony Hasibuan dan Zaheer Merchant memberikan keterangan pada media di Surabaya. Foto/SINDOnews/Ali Masduki
A A A
SURABAYA - QNET , nama salah satu perusahaan penjualan langsung berbasis e-commerce ini sempat menjadi sorotan publik atas kasus hukum yang menimpanya. Namun, saat ini kasus dugaan investasi bodong yang ditangani oleh Polres Lumajang tersebut sudah dihentikan.

(Baca juga: 2 Anggota Komplotan Becak Hantu Ditembak, 3 Anggota Wanita Kabur )

Konsultan Hukum QNET Indonesia, Tony Hasibuan mengungkapkan, perkara yang menjadi atensi Kompolnas dan pengawas penyidikan di Bareskrim Mabes Polri itu dihentikan karena kasus yang dituduhkan tidak dinyatakan sebagai perbuatan pidana.

"Terkait dengan persoalan hukum apapun yang ada di QNET sudah tidak ada lagi dan itu sudah selesai. Itu sudah clean and clear, karena kasus sudah dihentikan oleh Polres Lumajang," katanya saat pembukaan kantor QNET baru di Surabaya, Selasa (29/9/2020).

Tony menegaskan, bahwa QNET sebagai perusahaan penjualan langsung, tunduk dan patuh pada undang-undang perdagangan dan juga tunduk dan patuh terhadap Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 70/2019.

(Baca juga: Jet-jet Tempur TNI AU Dari 3 Skadron Udara Bombardir Lumajang )

Di dalam undang-undang perdagangan itu, syarat untuk menjadi perusahaan penjualan langsung harus memiliki izin khusus yang biasa disebut Surat Izin Usaha Penjualan Langsung (SIUPL). Bahkan QNET juga anggota Asosiasi Perusahaan Penjualan Langsung Indonesia (AP2LI).

" QNET sudah lama memiliki SIUPL tersebut. QNET sesungguhnya sudah memiliki izin dari awal berdiri di Indonesia," tegasnya. Hanya saja, lanjut Tony, izin QNET waktu itu sempat tertunda akibat proses perpanjangan.

Menurutnya, perkara yang ditangani oleh Polres Lumajang bukan karena QNET tidak mempunyai izin. Tapi bermula pada persoalan tuduhan penculikan anak. "Jadi tidak ada hubungannya. Kemudian tuduhan-tuduhan itu terbantahkan dengan sendirinya, karena polisi sendiri tidak mampu membuktikan itu," ujarnya.

Sementara itu Director International Operation QNET , Zaheer Merchant, menjelaskan segala bentuk operasional yang dijalankan oleh QNET sudah mengikuti aturan hukum yang berlaku. Sehingga pihaknya tidak ragu untuk terus melakukan ekspansi bisnis, seperti halnya membuka kantor baru di Surabaya ini.

"Kita tahu bahwa tahun ini adalah tahun yang menantang, tapi yang kita inginkan ditahun berikutnya bisa lebih baik," kata dia melalui daring. (Baca juga: Polsek dan Koramil Sekayam Sergap Pengedar 12 Kg Sabu Malaysia )

Zaheer menyebut, selama ini produk skin care dan produk kebugaran QNET banyak disukai oleh pasar Indonesia. Tapi untuk masa pandemi ini QNET fokus mengembangkan alat pembersih udara.

"Sekarang ini kita ingin menjaga kebersihan udara yang kita hirup, oleh karena itu kita juga memiliki lini produk berfungsi disana. Produk-produk tadi akan menjadi fokus dari portofolio yang kita miliki," tandasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Depot Bu Rudy Luncurkan...
Depot Bu Rudy Luncurkan Tiga Aplikasi Online, Perluas Pasar dan Jangkauan
Pekerja Migran Indonesia...
Pekerja Migran Indonesia Diminta Waspada Terhadap Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong
Penipuan Investasi Emas...
Penipuan Investasi Emas hingga Miliaran Rupiah, Karyawan Bank di Tulungagung Diringkus Polisi
Buron Kasus Investasi...
Buron Kasus Investasi Bodong Rp5 Miliar di Sukabumi Menyerahkan Diri ke Polisi
4 Terduga Pelaku Investasi...
4 Terduga Pelaku Investasi Bodong Rp5 Miliar di Sukabumi Ditangkap Polisi, 2 Masih Buron
Gembok Segel Aset Eks...
Gembok Segel Aset Eks Cipaganti di Bandung Dibongkar Oknum, Perkumpulan Mitra Meradang
Marketplace kian ‘Sesak’,...
Marketplace kian ‘Sesak’, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
Euforia Pesta Belanja...
Euforia Pesta Belanja Tengah Tahun, Watsons 6.6 Mid Year Sale Makin Nyaman
Jembatan Brand dan Konsumen...
Jembatan Brand dan Konsumen di Era Digital, Belicept Hadir sebagai Official Collaboration Store
Rekomendasi
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Jerman vs Curacao: Sang...
Jerman vs Curacao: Sang Debutan Jadi Ujian Perdana Die Mannschaft
Limbad Jenguk Haji Bolot...
Limbad Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit, Doakan Sang Komedian Cepat Sembuh
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved