Groundbreaking Stadion Mattoanging Direncanakan Bertepatan Hari Jadi Sulsel
Senin, 28 September 2020 - 16:07 WIB
loading...
Stadion Mattoanging akan segera dibongkar dan mulai dikerja pada Oktober mendatang. Foto: Sindonews/dok
A
A
A
MAKASSAR - Proses administrasi rehabilitasi Stadion Mattoanging memasuki tahapan akhir, sehingga groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunannya dijadwalkan bertepatan hari Jadi Sulsel pada (19/10/2020) mendatang.
Pemerintah Provinsi Sulsel melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel melakukan penandatanganan Kontrak Detail Engineering Design (DED) dan Manajemen Konstruksi (MK) rehabilitasi Stadion Mattoanging Makassar di Kantor Gubernur Sulsel, Senin, (28/09/2020).
Baca Juga: Lelang Pembongkaran Mattoanging Tunggu Verifikasi KPKNL
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel Andi Arwin Azis menjelaskan, bahwa hari ini pihaknya telah melakukan tahapan akhir dari seluruh rangkaian proses administrasi dari pelaksanaan rehabilitasi stadion . Terutama dalam dukungan perencanaan.
Diketahui, teken kontrak DED dilakukan bersama Direktur PT Arkonin Jakarta dan MK dilakukan dengan PT Griska Cipta Jakarta. Disaksikan oleh Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.
"Ada Surat Perjanjian Kontrak Lumsum dan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). Sudah jalan jadi diharapkan proses lebih cepat sesuai arahan pimpinan untuk selanjutnya akan dilakukan pengerjaan fisik," ungkap Arwin.
Dirinya melanjutkan, stadion bertaraf internasional tersebut membutuhkan anggaran Rp900 miliar hingga Rp1 triliun. Untuk sementara anggaran yang terserap yakni untuk audit konstruksi, amdalalin, penyusnan DELH dan Amdal, pekerjaan BED dan MK senilai Rp200 miliar.
Pemerintah Provinsi Sulsel melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel melakukan penandatanganan Kontrak Detail Engineering Design (DED) dan Manajemen Konstruksi (MK) rehabilitasi Stadion Mattoanging Makassar di Kantor Gubernur Sulsel, Senin, (28/09/2020).
Baca Juga: Lelang Pembongkaran Mattoanging Tunggu Verifikasi KPKNL
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel Andi Arwin Azis menjelaskan, bahwa hari ini pihaknya telah melakukan tahapan akhir dari seluruh rangkaian proses administrasi dari pelaksanaan rehabilitasi stadion . Terutama dalam dukungan perencanaan.
Diketahui, teken kontrak DED dilakukan bersama Direktur PT Arkonin Jakarta dan MK dilakukan dengan PT Griska Cipta Jakarta. Disaksikan oleh Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.
"Ada Surat Perjanjian Kontrak Lumsum dan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). Sudah jalan jadi diharapkan proses lebih cepat sesuai arahan pimpinan untuk selanjutnya akan dilakukan pengerjaan fisik," ungkap Arwin.
Dirinya melanjutkan, stadion bertaraf internasional tersebut membutuhkan anggaran Rp900 miliar hingga Rp1 triliun. Untuk sementara anggaran yang terserap yakni untuk audit konstruksi, amdalalin, penyusnan DELH dan Amdal, pekerjaan BED dan MK senilai Rp200 miliar.
Lihat Juga :