Dampak Corona, APDB Prabumulih Jadi Rp700 Miliar

Selasa, 05 Mei 2020 - 14:22 WIB
loading...
Dampak Corona, APDB...
Wali Kota Prabumulih Ridho Yahya saat melakukan konfrensi pers dengan wartawan. Foto/SINDOtv/Berrie Bri
A A A
PRABUMULIH - Wabah COVID-19 menyebabkan Anggaran Pengeluaran Belanja Daerah (APBD) Tahun 2020 Kota Prabumulih mengalami pemotongan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar 50 persen.

Alhasil, anggaran yang semula Rp1,1 triliun tinggal Rp700 miliar. Hal tersebut diungkapkan wali Kota Prabumulih Ridho Yahya, saat mengelar konfrensi pers dengan sejumlah wartawan, Senin (4/5/2020). Ridho menuturkan, pemotongan itu berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri.

“Sebelum SKB terbit, dana DAU dipotong 20 persen untuk penangulangan dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di seluruh Indonesia,” ungkap Ridho.

Ridho melanjutkan, berbagai upaya telah dilakukan pemkot agar tidak dipotong banyak, salah satunya mengusulkan pemotongan dana alokasi umum hanya Rp300 miliar, namun tidak disetujui.

“Itu anggaran pusat untuk daerah. Jadi untuk lebih jelas anggaran mana saja yang dipotong silahkan tanya dengan pemerintah pusat,” jelasnya.

Untuk Sumsel, terdapat lima kabupaten/kota yang berani melakukan pemotongan anggaran hingga 50 persen. Prabumulih, kata dia, saat ini belum siap karena anggarannya kecil dibanding daerah lain.

Namun, dia mengaku pemerintah pusat telah mentransfer dana sebesar Rp8 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Presiden meminta seluruh kepala daerah agar seluruh tender yang bersumber dari DAK dipercepat. Namun, pada awal tahun negara kita terkena wabah virus Corona, jadi yang ditransfer hanya Rp8 miliar sesuai pekerjaan yang telah dilakukan,” katanya.

Mengenai pemangkasan tunjangan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN), seperti yang diungkapkan menteri keuanga Sri Mulyani, Ridho mengaku pihaknya masih akan melakukan perhitungan terlebih dahulu.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenkes Dukung Pencairan...
Kemenkes Dukung Pencairan Dana Penanganan COVID-19 Dibuat Fleksibel
Pembelian Alat Rapid...
Pembelian Alat Rapid Tes Rp 1,4 Miliar Dipantau Kejari
Khofifah Akui Kasus...
Khofifah Akui Kasus COVID-19 Meningkat, Doni Ingatkan Pengendalian
Pastikan Dana Covid-19...
Pastikan Dana Covid-19 Dikelola Benar, Gubernur Sumut Teken Kesepahaman Pendampingan Hukum
Anggaran COVID-19 Palembang...
Anggaran COVID-19 Palembang Baru Terserap Rp25 Miliar
Fraksi PDIP Diinstruksikan...
Fraksi PDIP Diinstruksikan Awasi Anggaran Corona Rp224 Miliar
Fantastis, Berikut Daftar...
Fantastis, Berikut Daftar Negara dengan Anggaran Covid Terbesar di Dunia
Lawan Corona, Sri Mulyani...
Lawan Corona, Sri Mulyani Gandeng Australia
Bank Mandiri Sudah Salurkan...
Bank Mandiri Sudah Salurkan Dana PEN Capai Rp42,6 Triliun
Rekomendasi
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved