400 Warga Sulsel akan Dilatih dan Dimagangkan di Perusahaan
Senin, 28 September 2020 - 07:57 WIB
loading...
A
A
A
"Nanti kita juga akan mencarikan perusahaan untuk mencari pasar yang bisa mengakomodir produk usaha mereka. Jadi kita harap kita siapkam mereka untuk pacsa pandemi, atau mungkin meningkatkan kapasitas produksi usahanya lewat program pelatihan," harap Wawan.
Senada, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bappelitbangda Sulsel, Junaedi mengaku, Pemprov Sulsel akan fokus pada pemulihan ekonomi atas dampak COVID-19. Disamping sektor penanganan kesehatan masih berjalan. Hal itu tergambar pada alokasi penganggaran yang ditarget dalam APBD Perubahan 2020.
Untuk penanganan dampak ekonomi fokus kegiatan pada barang diserahkan kepada masyarakat berupa pupuk, benih, budidaya rumput laut, alat tangkap dan alat bantu penangkapan, alsintan, bibit tanaman, bibit dan udang windu. Selain itu pemenuhan bahan baku, peralatan bagi IKM, stimulus Hingga UMKM.
Anggaran yang dialokasikan untuk itu sebesar Rp867 M lebih. Dengan fokus penganggaran untuk program kegiatan pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perindustrian, Dinas Koperasi dan UMKM dan Dinas Peternakan.
"Untuk dampak ekonomi sendiri itu yang sentuhannya termasuk mendorong kembali proyek-proyek infrastuktur padat karya. Karena kita harapkan di akhir tahun nanti kuartal keempat, ekonomi Sulsel bisa tetap tumbuh positif," sebut Edi. Baca Lagi : Pembangunan RTH di Eks Terminal Toddopuli Dibatalkan
Senada, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bappelitbangda Sulsel, Junaedi mengaku, Pemprov Sulsel akan fokus pada pemulihan ekonomi atas dampak COVID-19. Disamping sektor penanganan kesehatan masih berjalan. Hal itu tergambar pada alokasi penganggaran yang ditarget dalam APBD Perubahan 2020.
Untuk penanganan dampak ekonomi fokus kegiatan pada barang diserahkan kepada masyarakat berupa pupuk, benih, budidaya rumput laut, alat tangkap dan alat bantu penangkapan, alsintan, bibit tanaman, bibit dan udang windu. Selain itu pemenuhan bahan baku, peralatan bagi IKM, stimulus Hingga UMKM.
Anggaran yang dialokasikan untuk itu sebesar Rp867 M lebih. Dengan fokus penganggaran untuk program kegiatan pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perindustrian, Dinas Koperasi dan UMKM dan Dinas Peternakan.
"Untuk dampak ekonomi sendiri itu yang sentuhannya termasuk mendorong kembali proyek-proyek infrastuktur padat karya. Karena kita harapkan di akhir tahun nanti kuartal keempat, ekonomi Sulsel bisa tetap tumbuh positif," sebut Edi. Baca Lagi : Pembangunan RTH di Eks Terminal Toddopuli Dibatalkan
(sri)
Lihat Juga :