Positif Corona Bertambah 6 Orang, Raja Ampat Waspadai Ledakan Pasien
Selasa, 05 Mei 2020 - 14:07 WIB
loading...
Ilustrasi/Okezone
A
A
A
WAISAI - Penyebaran wabah virus Corona (COVID-19) di Kabupaten Raja Ampat terus bertambah. Pasien positif COVID-19 kembali bertambah 6 orang, sehingga total menjadi 10 orang. Enam orang tersebut dinyatakan positif berdasarkan sampel yang diterima dari laboratorium Makassar, yang sebelumnya dikirim oleh Satgas COVID-19 Kabupaten Raja Ampat.
Melihat penyebaran wabah virus Corona yang cukup signifikan, sejumlah tenaga medis di RSUD Kabupaten Raja Ampat merasa khawatir terjadinya ledakan pasien. Selain itu, telah terjadi transmisi lokal di kabupaten Bahari tersebut.
Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan dan Pencegahan COVID-19 Kabupaten Raja Ampat, dr Rosenda, untuk antisipasi outbreak atau ledakan pasien Corona, RSUD Waisai dari sisi tenaga medis, alkes, dan faskes telah di koordinasikan dengan instansi terkait, termasuk pemerintah daerah (pemda).
"Intinya, kami siap melakukan penanganan medis untuk terkait dengan antisipasi outbreak pasien Corona. Kami terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait, tentunya dengan pemerintah daerah setempat," ungkap dr Rosenda kepada MNC Media, Selasa (5/5/2020).
dr Rosenda berharap, masyarakat untuk tetap patuh pada anjuran pemerintah terkait dengan sosial distancing dan psikal distancing.
Melihat penyebaran wabah virus Corona yang cukup signifikan, sejumlah tenaga medis di RSUD Kabupaten Raja Ampat merasa khawatir terjadinya ledakan pasien. Selain itu, telah terjadi transmisi lokal di kabupaten Bahari tersebut.
Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan dan Pencegahan COVID-19 Kabupaten Raja Ampat, dr Rosenda, untuk antisipasi outbreak atau ledakan pasien Corona, RSUD Waisai dari sisi tenaga medis, alkes, dan faskes telah di koordinasikan dengan instansi terkait, termasuk pemerintah daerah (pemda).
"Intinya, kami siap melakukan penanganan medis untuk terkait dengan antisipasi outbreak pasien Corona. Kami terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait, tentunya dengan pemerintah daerah setempat," ungkap dr Rosenda kepada MNC Media, Selasa (5/5/2020).
dr Rosenda berharap, masyarakat untuk tetap patuh pada anjuran pemerintah terkait dengan sosial distancing dan psikal distancing.
Lihat Juga :