Positif Corona Bertambah 6 Orang, Raja Ampat Waspadai Ledakan Pasien
Selasa, 05 Mei 2020 - 14:07 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya sejumlah tenaga medis di RSUD Waisai, kabupaten Raja Ampat khawatir dengan lonjakan pasien Covid-19 di daerah itu, kekhawatiran ini menyusul kondisi Faskes, tenaga medis dan alkes yang dirasakan masih kurang.
"Kami tetap bekerja sesuai protokol, namun melihat kondisi yang ada (faskes, alkes dan tenaga medis) di sini (RSUD Waisai) rasanya hal ini perlu ada perhatian khusus, apalagi pengujian hasil tes COVID-19 masih terlihat berjalan lambat. Sebab harus dikirim ke luar daerah, selain itu telah terjadi transmisi lokal," ujar salah seorang tenaga medis yang enggan namanya diberitakan.
Berdasarkan data terbaru per 5 Mei 2020, sebanyak 6 orang dilaporkan positif Corona diketahui dari hasil pemeriksaan laboratorium yang dikirim ke Makassar sebanyak 16 sampel, 6 sampel dinyatakan positif tertular COVID-19, dan 10 sampel dinyatakan negatif. Enam orang yang dinyatakan positif tersebut, sebelumnya masuk dalam ODP dan OTG yang berasal dari wilayah Puskesmas Waisilip dan wilayah Puskesmas Waisai.
dr Rosenda menambahkan, dari enam orang tersebut dua orang di antaranya adalah anak-anak. Dari data yang didapatkan, dua orang berjenis kelamin perempuan dan empat orang lainnya laki-laki.
"Jenis kelamin perempuan usia satu tahun, laki-laki usia 15 tahun, perempuan 6 tahun, laki-laki 48 tahun, laki-laki 52 tahun dan laki-laki 21 tahun. Jadi, ada dua jenis kelamin perempuan dan empat orang laki-laki" ungkap dr Rosenda merincikan.
"Kami tetap bekerja sesuai protokol, namun melihat kondisi yang ada (faskes, alkes dan tenaga medis) di sini (RSUD Waisai) rasanya hal ini perlu ada perhatian khusus, apalagi pengujian hasil tes COVID-19 masih terlihat berjalan lambat. Sebab harus dikirim ke luar daerah, selain itu telah terjadi transmisi lokal," ujar salah seorang tenaga medis yang enggan namanya diberitakan.
Berdasarkan data terbaru per 5 Mei 2020, sebanyak 6 orang dilaporkan positif Corona diketahui dari hasil pemeriksaan laboratorium yang dikirim ke Makassar sebanyak 16 sampel, 6 sampel dinyatakan positif tertular COVID-19, dan 10 sampel dinyatakan negatif. Enam orang yang dinyatakan positif tersebut, sebelumnya masuk dalam ODP dan OTG yang berasal dari wilayah Puskesmas Waisilip dan wilayah Puskesmas Waisai.
dr Rosenda menambahkan, dari enam orang tersebut dua orang di antaranya adalah anak-anak. Dari data yang didapatkan, dua orang berjenis kelamin perempuan dan empat orang lainnya laki-laki.
"Jenis kelamin perempuan usia satu tahun, laki-laki usia 15 tahun, perempuan 6 tahun, laki-laki 48 tahun, laki-laki 52 tahun dan laki-laki 21 tahun. Jadi, ada dua jenis kelamin perempuan dan empat orang laki-laki" ungkap dr Rosenda merincikan.
(zil)
Lihat Juga :