Anggaran Kesehatan Naik 2 Persen di APBD Perubahan Sulsel
Jum'at, 25 September 2020 - 07:21 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, optimalisasi pelaksanaan penyediaan jaring pengaman sosial pun masih didorong di APBD Perubahan . Dengan fokus kegiatan pada pembagian sembako dan insentif bagi terdampak COVID-19. Anggarannya sebesar Rp41 miliar lebih, yang fokus kegiatannya tersebar pada Dinas Sosial, Sekretariat Dewan dan Hibah kepada Badan/Lembaga dan organisasi kemasyarakatan.
"Jadi penanganan kesehatan, social safety net atau jaring pengaman sosial, dan ketiga percepatan recovery ekonomi sebagai dampak yang ditimbulkan pandemi COVID-19 masih jadi fokus kita kedepan," tandas Edi.
Dia menambahkan, untuk penanganan pemulihan ekonomi, sentuhannnya juga diarahkan di sektor konstruksi. Dengan penyerapan anggaran untuk pelaksanaan proyek-proyek infrastruktur padat karya. "Diharapkan kebijakan ini bisa menekan angka pengangguran. Kita harapkan kuartal keempat, ekonomi Sulsel bisa tetap tumbuh positif," tandasnya.
Sebelumnya, Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah menerangkan, pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 ini, pihak melaksanakan pedoman adaptasi kebiasaan baru produktif dan aman COVID-19 dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Dengan memprioritaskan ketersediaan dana untuk penanganan pandemi COVID-19 sesuai Instruksi Mendagri Nomor 5/2020 tentang Prioritas Penggunaan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020. "Dimana anggarannya bersumber dari alokasi belanja tidak terduga dengan prioritas pada penanganan kesehatan, dampak ekonomi dan jaring pengaman sosial," jelas Nurdin. Baca Lagi : 7 Pejabat Ini Disebut Bakal Jadi Bupati Sementara Selama Pilkada
"Jadi penanganan kesehatan, social safety net atau jaring pengaman sosial, dan ketiga percepatan recovery ekonomi sebagai dampak yang ditimbulkan pandemi COVID-19 masih jadi fokus kita kedepan," tandas Edi.
Dia menambahkan, untuk penanganan pemulihan ekonomi, sentuhannnya juga diarahkan di sektor konstruksi. Dengan penyerapan anggaran untuk pelaksanaan proyek-proyek infrastruktur padat karya. "Diharapkan kebijakan ini bisa menekan angka pengangguran. Kita harapkan kuartal keempat, ekonomi Sulsel bisa tetap tumbuh positif," tandasnya.
Sebelumnya, Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah menerangkan, pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 ini, pihak melaksanakan pedoman adaptasi kebiasaan baru produktif dan aman COVID-19 dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Dengan memprioritaskan ketersediaan dana untuk penanganan pandemi COVID-19 sesuai Instruksi Mendagri Nomor 5/2020 tentang Prioritas Penggunaan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020. "Dimana anggarannya bersumber dari alokasi belanja tidak terduga dengan prioritas pada penanganan kesehatan, dampak ekonomi dan jaring pengaman sosial," jelas Nurdin. Baca Lagi : 7 Pejabat Ini Disebut Bakal Jadi Bupati Sementara Selama Pilkada
(sri)
Lihat Juga :