Selama Pandemi COVID-19 Kasus Kekerasan Anak Melonjak

Jum'at, 25 September 2020 - 05:58 WIB
loading...
Selama Pandemi COVID-19...
Selama pandemi COVID-19 ratusan anak di Jatim menjadi korban kekerasan. Layanan anak integratif dibutuhkan untuk mendeteksi anak rentan. Foto/SINDOnews/Aan Haryono
A A A
SURABAYA - Ancaman kekerasan anak berpotensi tinggi terjadi selama pandemi COVID-19. Tercatat, sampai 21 September ada 630 kasus kekerasan yang terjadi pada anak-anak di Jawa Timur.

(Baca juga: Simpan Sabu di Mobil, Sekretaris Partai Gerindra Dibekuk Polisi )

Butuh komitmen bersama di tiap daerah untuk memastikan sistem perlindungan anak terpadu bisa berjalan di masa sulit ini. Langkah kolaborasi pun perlu dilakukan untuk membangun Layanan Kesejahteraan Anak Integratif atau PKSAI untuk bisa mencegah dan mendeteksi anak-anak rentan yang berpotensi menjadi korban.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jawa Timur, Andriyanto menuturkan, jumlah kasus kekerasan anak ini terus naik selama pandemi. Sebanyak 630 anak yang menjadi korban kekerasan itu tersebar di berbagai daerah di Jawa Timur.

"Kolaborasi bisa dilakukan untuk menambah layanan integratif buat anak di berbagai kabupaten/kota di Jatim," kata Andriyanto dalam Webinar Penganggaran PKSAI di Jawa Timur yang digelar LPA Tulungagung dan UNICEF, Kamis (24/9/2020).

Ia melanjutkan, butuh alokasi anggaran dari berbagai pihak untuk bisa membangun sistem anak integrasi. Sehingga anak-anak yang berada di sektor rentan bisa terdeteksi. “Semakin banyak temuan bukan berarti buruk, data dari Jatim diapresiasi pemerintah pusat. Semua daerah harus bisa memiliki sistem integrasi ini,” ungkapnya.

(Baca juga: 5 Hari Bawa Kabur Anak Gadis untuk Dijadikan Budak Seks )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KOPRI PB PMII Desak...
KOPRI PB PMII Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pemerkosaan di Maluku Utara
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pimpinan Padepokan Padang...
Pimpinan Padepokan Padang Ati Diciduk Polisi terkait Kasus Pencabulan, 350 Santri Dipulangkan
LPSK Telusuri Jumlah...
LPSK Telusuri Jumlah Pasti Santriwati Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Pati
Dampingi Korban Kekerasan...
Dampingi Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo Pati, Eva Monalisa: Kami Kawal Sampai Tuntas!
Tersangka sejak 2025,...
Tersangka sejak 2025, Polisi Intensifkan Buru DPO Kekerasan Seksual di Jakut
Menkomdigi Meutya Hafid:...
Menkomdigi Meutya Hafid: 4,7 Juta Akun Anak di TikTok dan YouTube Dinonaktifkan
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
BKKBN Tekankan Peran...
BKKBN Tekankan Peran Ayah Kunci Pembentukan Karakter Anak
Rekomendasi
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Penasaran dengan Isi...
Penasaran dengan Isi Kakbah yang dijadikan Kiblat Salat? Simak Penjelasannya di Sini!
Berita Terkini
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Infografis
19 Menteri Bergelar...
19 Menteri Bergelar S3, Prabowo Tagih Kepintarannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved